Featured Video

Selasa, 11 Oktober 2011

LEHER SOPIR BUS KAMPUS DITUSUK


PADANG, HALUAN — Gila, pelaku kejahatan tak kenal takut lagi. Seorang sopir yang berusaha membela penumpang­nya karena “dibola” dua pencopet, malah ditusuk lehernya. Padang makin tak aman saja. Polisi dimana?

Adalah Fauzan Azhari, (29), sopir bus kota ditusuk oleh dua orang “anak bola” atau pencopet di Depan Rumah Sakit Siti Aisyiah, Simpang Kandang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Senin (10/10) sekitar pukul 12.30 WIB.
Akibat kejadian ter­sebut, Fauzan yang me­rupakan warga Simpang Koto Tingga Dalam, Ke­camatan Kuranji, Kota Padang ini, mengalami luka dan mendapat jahitan di bagian leher sebelah kiri.
Dari keterangan Fauzan di SPKT Polresta Padang, sebe­lum kejadian tersebut dia sedang mengemudikan bus kota, dengan trayek Kampus Unand-Pasar Raya Padang dan sedang membawa penum­pang tiga pelajar.
Kemudian setiba di lokasi kejadian bus tersebut ber­henti, karena ke tiga pelajar tersebut ingin turun. Namun, tiba-tiba kedua pelaku ter­sebut masuk terlebih dahulu, sebelum ketiga pelajar itu turun dari bus kota.
Tanpa basa-basi, pelaku langsung memeras para pe­lajar di dalam bus kota. Melihat kondisi seperti itu, dia pun berusaha untuk me­nolong ketiga pelajar itu. Namun, kedua pelaku lang­sung menusuknya ke bagian leher dengan menggunakan pisau. Setelah itu, kedua pelaku tersebut langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Fauzan pun mendatangi Pol­resta Padang untuk me­laporkan kejadian yang dia­la­minya tersebut.
“Di antara kedua pelaku tersebut, salah satunya saya mengenali pelaku, yakni Yel (22) warga Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Padang,” kata Fauzan kepada Haluan, Senin (10/10).
Sementara itu, Kanit I SPKT Polresta Padang Ipda Daniel Partogi Simangunsong menyebutkan, pihaknya telah menerima laporan dari kor­ban terkait penganiayaan secara bersama-sama dengan nomor LP:LP/1605/K/X/2011-Resta dan hingga ini masih dalam penyelidikan petugas.
“Kami telah menyerahkan kasus tersebut ke bagian Unit Reksrim Polresta Padang untuk ditindaklanjutinya,” ungkapnya.
Setelah ditindak­lanjuti, jangan lupa untuk mem­publikasikan kepada ma­syarakat hasinya. (h/nas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar