Featured Video

Sabtu, 12 November 2011

GARUDA MUDA LOLOS UJIAN KEDUA


JAKARTA, HALUAN — Tim Garuda Muda lolos ujian kedua pada pertandingan Grup A SEA Games 2011 setelah mampu mengalahkan Singapura 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat.

Dengan hasil ini tim Garuda Muda mengemas enam poin dari dua pertandingan. Pada per­tandingan pertama, Senin (7/11), Egi Melgiansyah dan kawan-kawan unggul 6-0 atas Kamboja. Pada pertandingan kedua ini, pelatih Rahmad Darmawan mengaku beruntung karena mampu memenangkan per­tandingan apalagi harus bermain di cuaca yang panas dan mampu mencuri gol pada menit pertama.
"Cuaca cukup panas. Meski recovery cukup, ternyata anak-anak tetap kelelahan dan ke­panasan. Tapi secara umum hasilnya cukup maksimal," kata Rahmad Darmawan usai per­tandingan.
Menurut dia, setelah unggul cepat lewat kaki Patrick Wanggai di menit pertama dan gol Titus Bonai pada menit 37, anak asuhnya terlihat kurang percaya diri untuk membangun serangan seperti awal-awal babak pertama.
Meski demikian, kata dia, Egi Melgiansyah dan kawan-kawan mampu mengatasi kondisi itu hingga mampu mem­per­tahankan kemenangan meski lawan hanya bermain dengan sepuluh orang. "Hanya emosi yang terlihat naik. Tapi kami terus memberikan pengertian agar pemain tetap tenang," kata mantan pelatih Persija Jakarta itu.
Ia mengaku pada pertan­dingan ini banyak mela­kukan rotasi dibandingkan pertandingan pertama. Ada tiga pemain yang diganti yaitu Stevie Bosapia diganti Hasim Kipuw, Gunawan Dwi Cahyo diganti Seftia Hadi dan Hendro Siswanto diganti Mahardiga Lasut.
"Kami melihat Singapura sering melakukan umpan jarak jauh. Makanya kami menem­patkan Seftia Hadi. Hasilnyapun cukup efektif," kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu.
Sementara itu pelatih Singa­pura, Slobodan Pavkovic menga­ku gol cepat yang diraih In­donesia serta kartu merah bagi Navin Neil Vanu membuat permainan anak asuhnya beru­bah dari strategi yang diterapkan.
Kondisi itu terjadi pada babak pertama. Namun, kata dia, pada babak kedua anak asuhnya mulai memberikan tekanan kepada tuan rumah. Hanya saja upaya yang dilakukan tidak menghasilkan gol. "Pemain punya mental dan semangat bertanding yang tinggi. Hanya saja mereka belum mampu ciptakan gol," katanya usai pertandingan.
Meski kalah, pelatih asal Serbia itu mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Dengan hasil ini, pihaknya akan secepatnya konsentrasi pada pertandingan terakhir melawan Thailand, Kamis (17/11). Saat ini Singapura telah me­ngum­pulkan empat poin.
Dipertandingan kedua, Thai­land melumpuhkan Kam­boja, 4-0. Gol Thailand dicip­takan oleh Natarid Tham­mroddodpon menit ke-19, At­tapong Nooprom (75, 86) dan Kroekrit Thawikan (78). Dengan demikian, anak asuh Prapol Pongpanich me­ngum­pulkan tiga poin dari dua pertandingan. Thailand yang menargetkan menang pada pertandingan kedua ini langsung menekan pertahanan Kamboja. Serangan dari semua sisi terus dilakukan hingga beberapa peluang tercipta.
Dramatis
Di grup B, Filipina mem­buka peluang setelah me­nga­lahkan Laos 3-2 secara dramatis. Filipina memang unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Manuel Ott pada menit ketujuh. Namun skor berubah, Laos mampu menyamakan kedudukan pada babak pertama. Lamnao Singto mencetak gol pada menit 38. Kedudukan imbang 1-1 hingga babak per­tama berakhir.
Selanjutnya, Laos unggul 2-1. Kembali Lamnao yang men­cetak gol pada menit ke-47. Filipina yang berusaha me­nyamakan kedudukan malah mendapat kartu merah untuk pemainnya Patrick Hinrichsen karena akumulasi kartu kuning dari wasit Suhaizi Bin Sukri dari Malaysia pada menit ke-61.
Pantang menyerah para pe­main Filpina berusaha me­ngim­bangi permainan setelah dua pemain pengganti masuk, yakni Joshua Belova dan Mark An­drew Hartmann. Akhirnya, dua gol kemenangan Filipina berhasil dibuat oleh pemain pengganti Joshua Belova. Joshua mencetak dua gol itu pada menit-menit akhir pertandingan. Gol itu dicetak pada menit 90 dan menit 90+3.(ant)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar