Featured Video

Rabu, 04 Januari 2012

Geger.. Penampakan Pedang Melayang saat Pencarian Korban Tenggelam di Bintan


Penampakan-foto-pedang-melayang-ok.jpg
Tribunnewsbatam/ muhammad ikhsan/ist
Penampakan foto pedang melayang


BINTAN,
 Penampakan pedang aneh mewarnai tragedi tenggelamnya Sofi Rahmadani (4) di Desa Kelong, Jumat (30/12/2011) lalu. Nanang Marowoto, warga setempat secara tak sengaja mengabadikan gambar sebuah pedang yang tengah melayang di udara
“Gambar ini terlihat menyerupai sebuah pedang yang melayang di udara,” jelas Nanang, Minggu (1/1/2012).
Nanang mengakui gambar yang diabadikan lewat kamera ponselnya itu, baru terlihat oleh istrinya, Dinar saat berada di rumah. “Saya sih siangnya ada kerjaan, tiba-tiba ada kejadian anak tenggelam. Saya cuma iseng-iseng ambil gambar kejadian. Malamnya ketika istri saya lihat dia bertanya gambar ini. Saya gak tau juga, pas saya amati betul ternyata memang ada gambar aneh yang tertangkap kamera saya,” paparnya.
Gambar ini memang tak begitu jelas, namun jika diperhatikan betul terlihat seperti sebuah pedang yang memberi tanda. Keberadaannya tak jauh dari tempat kejadian Sofi terjatuh di laut.
“Kalau saya lihat ini menara atau apa sepertinya tidak, karena hanya terlihat seperti garis hitam di udara. Saya sendiri merasa gambar ini agak ganjil juga, hanya satu ini aja yang aneh,” ujar Nanang.
Ferli warga lainnya mengaku kabar tersebut sudah tersebar luas di Kelong. Namun informasi tersebut hanya sebatas penampakan aneh yang mewarnai tragedi tenggelamnya seorang bocah. “Sempat lihat juga fotonya dari kawan, tapi saya gak tahu jelas ceritanya,” sebut Ferli.
“Kata orang pintar disini itu, merupakan pedang penunggu di daerah ini. Pedang ini seakan memberi tahu jika Sofi anak yang sedang dicari berada di lokasi yang ditunjukkan pedang tersebut. Pedang ini kemudian masuk ke laut, namun sayang gak ada yang sadar dengan tanda-tanda itu. Tapi itu sih ceritanya, saya pun kurang paham juga dengan unsur klenik seperti itu. Antara percaya tau tidak,” aku Obe, warga pulau Tenggel. (san)
Editor : dedy suwadha(tribun}

Berita Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar