Featured Video

Rabu, 04 April 2012

Oknum Brimob Dianiaya, Karutan Tanjung Gusta Diperiksa


 Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Tanjung Gusta Klas I Medan, Toni Nainggolan, diperiksa sebagai saksi terkait penganiayaan terhadap oknum Brimob yang menjadi tahanan di wilayah kerjanya pada Selasa malam (3/4/2012) lalu. 


Kepala Satuan Reskrim Polresta Medan Kompol M Yoris Marzuki membenarkan hal ini. "Kami memeriksa Karutan tadi malam sebagai saksi. Dia menjelaskan duduk awal kejadian perkaranya. Dalam pemeriksaan ini sudah ditetapkan enam orang tersangka dan 18 orang saksi," kata Yoris, Rabu (4/4/2012).

Yoris menyebutkan pelaku yang sudah ditangkap dan ditahan berinisial R (Wakarupam), DPG, JJS, GP, MHP, dan HS yang semuanya anggota jaga. Yoris menjelaskan, meski telah banyak yang diperiksa, namun belum bisa dipastikan apakah akan ada penambahan tersangka atau saksi lagi.

"Kalau untuk tersangka baru kita belum bisa bilang karena masih diperiksa semuanya, begitu juga dengan penambahan saksi karena pemeriksaan juga tengah berjalan," paparnya.

Saat inim, korban masih terbaring di RS Coloumbia dan belum bisa dimintai keterangan. "Korban masih dirawat di RS Colombia Asia Medan dan belum bisa kita mintai keterangan," tegasnya.

Sementara itu, penasihat hukum para tersangka Julheri Sinaga membenarkan pemeriksaan terhadap para kliennya. "Ya, untuk melengkapi pemeriksaan yang sudah-sudah. Dengan jeratan Pasal 170 junto 351 yang dikenakan pada para tersangka, itu sudah sesuai," kata Julheri.

Menurut Julheri, penganiayaan yang dilakukan kliennya memang salah dan melanggar hukum. "Tapi kita jangan sampai menghilangkan riwayat sebab akibat, tidak mungkin ada penganiayaan tanpa sebab.Kan, tak mungkin sipir suka-sukanya memukul tahanan," kata Julheri.

Sekadar mengingatkan, Briptu Nimrod Sitorus anggota Brimobda Sumut yang bertugas di Siantar ini adalah tahanan kasus judi dan akan habis masa tahanannya pada Kamis (5/4/2012) besok. Dia dianiaya hingga kritis pada Sabtu (24/3/2012) lalu, diduga karena tidak mau mengikuti apel serah terima tahanan antara petugas jaga malam ke petugas jaga pagi.
http://regional.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar