Featured Video

Senin, 02 Juli 2012

Produksi Tablet Nexus 7, Asus "Disiksa" Google


AllThingsD
Chairman Asus Jonney Shih dan Chief Google Android Andy Rubin membongkar rahasia dalam memproduksi tablet Google Nexus.
 Chairman Asus, Jonney Shih, bersama Chief Google Android Andy Rubin membongkar rahasia dalam memproduksi tablet Google Nexus 7. Menurut mereka, memproduksi perangkat tablet tersebut tidaklah mudah.

Asus yang kebagian menjadi perusahaan manufaktur Google Nexus 7 hanya diberikan waktu oleh Google untuk menyelesaikan produksi tablet itu empat bulan.

Asus juga harus merancang tablet high-end yang bisa dijual hanya seharga kurang dari 200 dollar AS.

Tidak hanya itu, Asus juga harus siap-siap dituntut jika suatu saat perangkat tersebut ada masalah.

"Teknisi kami menjelaskan kepada saya bahwa itu adalah penyiksaan," kata Shih dalam sebuah wawancara, tidak lama setelah tablet Google Nexus dirilis.

Dalam hal manufaktur, Shih sampai harus mengirim orang untuk bekerja di beberapa lokasi, termasuk ke Silicon Valley, tempat perusahaan kelas dunia berada, seperti Apple dan Facebook.

Tim rekayasa produk juga harus bekerja 24 jam untuk membuat tablet itu berkinerja baik. Untuk tenaga kerja, Shih harus menambahkan 20 orang di setiap lini produksinya.

Meski harus kerja keras, tim dari Asus mengakui bahwa timnya telah banyak belajar dari insinyur Google.

Sementara itu, Andy Rubin menjelaskan bahwa pihaknya mulai bekerja dari nol selama empat bulan ini untuk merancang dan memproduksi Google Nexus 7.

"Saya tidak berpikir akan ada mitra yang bisa bekerja secepat itu," kata Rubin.

Masalah yang terjadi adalah bagaimana tanggapan konsumen setelah membeli tablet Google Nexus 7 nanti. Apakah sesuai harapannya semula atau malah sebaliknya.

Di sisi lain, Google masih punya pekerjaan rumah karena tidak memiliki ekosistem yang baik, seperti yang dibangun oleh Apple, khususnya dalam hal konten dan aplikasi yang bisa dibeli di App Store-nya. Kondisi ini akan memberi pengguna pengalaman memakai tablet yang luar biasa.

"Itu (ekosistem) adalah bagian yang hilang dari kami," aku Rubin.

Selain itu, Google juga masih memiliki masalah dalam hal penjualan produk. Untuk sementara, Google Nexus 7 akan dijual melalui Google Play Store. Rubin menganggap saat tablet dijual di Google Play Store, masih ada marjin keuntungan yang bisa diambil serta bisa menekan biaya-biaya yang tidak perlu.

Namun tidak menutup kemungkinan, Google akan menjualnya ke toko-toko tertentu, mirip seperti Apple Store atau sejenisnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar