Featured Video

Selasa, 11 Desember 2012

Rossi Tak Harus Memberi Bukti bersama Yamaha


MOTOGPDua pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo (kiri), dan Valentino Rossi, saat di garasi Yamaha saat uji coba pasca-musim di Aragon, Rabu (14/11/2012).

Publik pecinta balap motor MotoGP pasti punya ekspektasi yang tinggi ketika mengetahui Valentino Rossi memutuskan untuk kembali bergabung dengan Yamaha pada musim 2013. Tetapi bos Yamaha, Massimo Meregalli, justru mengatakan bahwa tak ada yang harus dibuktikan oleh "The Doctor" pada kesempatan keduanya bersama tim Jepang ini.


Rossi baru saja mengalami dua musim yang sangat buruk bersama tim Ducati, sepanjang kariernya di MotoGP. Pasalnya, dari 35 penampilannya bersama tim Italia tersebut, Rossi tak pernah meraih kemenangan dan hanya tiga kali naik podium.
Valentino adalah Valentino, dan dia tak perlu memperlihatkan apapun. Dia akan 34 tahun dan risiko pebalap di usia itu akan berbeda dengan 23 tahun.
-- Massimo Meregalli
Lantaran "tenggelam" oleh kesuksesan para pebalap muda yang juga sekaligus rivalnya, Rossi mengambil langkah baru di musim 2013. Dia memutuskan untuk kembali menggunakan mesin YZR-M1, yang pernah dipakai dan membawanya meraih juara dunia sebanyak empat kali, musim dari 2004 hingga 2010.

Akan tetapi, di usianya yang sudah 33 tahun, Rossi ditengarai bakal sulit bersaing dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Apalagi, status juara dunia sembilan kali grand prix ini adalah nomor dua, di bawah Lorenzo.

Namun Meregalli tak mau memikirkan tentang hal itu. Kepada MCN dia mengatakan: "Valentino adalah Valentino, dan dia tak perlu memperlihatkan apapun. Dia akan 34 tahun dan risiko pebalap di usia itu akan berbeda dengan 23 tahun. Tetapi pengalaman yang dimilikinya seimbang. Setiap saat dia bisa melihat bahwa hasil bagus diraih di Ducati memperlihatkan bahwa dia masih berada di level sangat tinggi."

Meregalli juga tidak berharap kembali muncul friksi dan permusuhan yang mendominasi hubungan Lorenzo dan Rossi ketika mereka menjadi tandem antara 2008 hingga 2010. Dia justru mengharap ada persatuan yang kuat antara Rossi dengan Lorenzo, yang pada musim 2012 merengkuh gelar keduanya di kelas premier.

"Mereka berdua memiliki kesempatan yang besar, dan pengalaman kali terakhir akan banyak membantu mereka. Saya tidak berharap timbul konflik yang sama dan kali ini tim akan menjadi satu, tanpa tembok pemisah di tengah.


sumbe
"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar