Featured Video

Rabu, 02 Januari 2013

Kalau Rasyid Tak Ditahan, Polisi Bertindak Diskriminatif


Kalau Rasyid Tak Ditahan, Polisi Bertindak DiskriminatifHANDOUT / RUMAH TANGGA KEPRESIDENANKeluarga Hatta Rajasa.

Kepolisian didesak menahan Rasyid Amirulloh Rajasa (22), putra Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang mengakibatkan dua orang tewas.Jika tidak, publik akan menilai kepolisian bertindak diskriminatif.
"Kalau tidak ditahan, terkesan polisi takut sama anak pejabat," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, ketika dihubungi, Rabu ( 2/1/2013 )
.
Sebelumnya, mobil BMW X5 jenis SUV yang dikemudikan Rasyid menabrak angkutan umum Daihatsu Luxio di Km 3.350 Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Tabrakan itu mengakibatkan dua orang tewas, yakni Muhammad Raihan (1,5) dan Harun (57). Tiga orang lain terluka, yakni Supriyati (35), Enung (30), dan Ripal (8).
Neta mengatakan, jika Rasyid butuh perawatan, penahanan bisa dibantarkan untuk sementara. Neta membandingkan perlakuan terhadap Rasyid dengan penanganan kasus Afriani Susanti (29) yang langsung ditahan setelah menabrak hingga mengakibatkan sembilan orang tewas di Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Januari 2012.
Adapun musyawarah yang dilakukan Hatta terhadap keluarga para korban, menurut Netta, tidak bisa menghentikan perkara. Perdamaian itu, kata dia, hanya bisa untuk meringankan putusan nantinya.

"Biar pengadilan yang putuskan," ucapnya.
Neta juga menyayangkan sikap kepolisian yang tidak terbuka sejak awal penanganan kasus itu. Salah satunya tidak diketahuinya di mana Rasyid dirawat. Sikap tidak transparannya kepolisian itu, menurut dia, bisa menimbulkan spekulasi negatif publik.
Seperti diberitakan, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, Rasyid tak ditahan karena tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit.



s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar