Featured Video

Sabtu, 26 Januari 2013

Lindaweni Tembus Peringkat Tertinggi dalam Karier


PB PBSITunggal putri Indonesia, Lindaweni Fanetri.

Hasil yang cukup bagus di turnamen Malaysia Terbuka Superseries 2013 memberikan dampak yang positif bagi beberapa pemain Indonesia. Pasalnya, berdasarkan daftar pemeringkatan yang dirilis BWF, Jumat (25/1/2013), peringkat mereka terus naik.


Selain di sektor ganda putra, dengan posisi pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang menjadi juara event itu meningkat drastis 28 tingkat; perbaikan peringkat juga terjadi di sektor tunggal. Sony Dwi Kuncoro menjadi jawara di tunggal putra Indonesia dengan memantapkan posisinya di lima besar dengan naik satu peringkat ke posisi keempat dunia.

Sebanyak 7.800 poin yang berhasil diraih Sony setelah jadi runner-up turnamen tersebut membuat dia berhak menempati peringkat keempat dunia. Sebelumnya di turnamen Korea Terbuka Superseries Premier, Sony berhasil menembus babak semifinal.

Sebaliknya, Simon Santoso justru mengalami penurunan peringkat ke posisi ke-10 dunia. Hal ini terjadi karena Simon terpaksa absen di sejumlah turnamen internasional seperti Hongkong, Makau, China, Korea, dan Malaysia Terbuka. Simon masih dalam proses penyembuhan dari penyakit yang dideritanya setelah Perancis Terbuka tahun lalu.

Di tunggal putri, Lindaweni Fanetri mencatat rekor peringkat tertinggi selama kariernya dengan menembus jajaran 20 besar dunia. Naik dua peringkat, Linda kini berada di posisi ke-19 dunia. Ini sekaligus membuat Linda menjadi pemain tunggal putri Indonesia dengan ranking tertinggi, disusul oleh Aprilia Yuswandari di posisi ke-28, dan Adriyanti Firdasari di ke-32 dunia.

"Kemarin sempat ngenes dengan peringkat saya, masuk 20 besar saja belum. Sekarang saya bisa tembus hingga peringkat ke-19 dunia. Ini peringkat tertinggi saya, semoga bisa terus naik dan lebih tinggi lagi," kata Linda yang dihubungi pada Jumat (25/1/2013).

Tak puas sampai di sini, Linda bertekad untuk terus merangkak naik ke jajaran 15 besar untuk kemudian bertahap menembus jajaran pemain elite 10 besar.

"Masih banyak hal yang harus saya perbaiki agar bisa berprestasi lebih baik lagi di antaranya meningkatkan kualitas latihan, permainan, dan konsentrasi," ungkap Linda.

Untuk terus menaikkan peringkatnya, Linda akan dijadwalkan mengikuti serangkaian turnamen seperti Jerman Terbuka Grand Prix Gold dan All England 2013. Sebelum bertolak ke Jerman, Linda akan terbang ke Surabaya untuk memperkuat klubnya, Jaya Raya Suryanaga, di ajang Djarum Superliga Badminton Indonesia 2013.


s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar