Featured Video

Selasa, 07 Mei 2013

Rahasia Clingfish Mencengkeram Batu Laut Terungkap

Rahasia Clingfish Mencengkeram Batu Laut Terungkap

Seattle - Menggunakan bulu yang sangat kecil mirip pada kaki tokek, Clingfish (ikan mirip gobi) dapat dengan kuat menempel pada permukaan dengan berbagai tingkat kekasaran permukaan. Penelitian yang baru-baru ini dilakukan menunjukkan kekuatan hisap ikan tersebut sangat kuat bahkan lebih dari cangkir hisap buatan manusia. 

Clingfish utara (Gobiesox maeandricus) adalah spesies ikan air asin penghuni pantai Pasifik, Amerika Utara. Ikan ini hidup dalam lingkungan berbatu intertidal dengan gelombang yang kuat dan arus yang mengancam mereka terlempar. Untuk bertahan dari gelombang besar ini, perut ikan berubah menjadi cakram adhesi yang memakan sekitar 25 persen bagian bawahnya. Dengan menggunakan cakram ini, ikan bisa membuat pegangan yang sangat kuat pada berbagai permukaan.

"Pada dasarnya, jika mereka terjebak di permukaan air, maka Anda hanya harus mencabutnya supaya mereka pergi," kata peneliti Adam Summers, seorang ahli biologi di University of Washington. Akan tetapi, jika ikan tersebut dilempar dalam ember penuh berisi air lalu kemudian membuang habis air itu, maka Clingfish akan bertahan dalam ember tersebut.

Summers dan rekan-rekannya bertanya-tanya bagaimana Clingfish dapat dengan cepat menempel lalu dengan cepat terlepas dari permukaan yang kasar. Selain itu juga akan memperbandingkan kekuatannya dengan cangkir hisap buatan manusia. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters edisi 30 April lalu.

Untuk menguji ini, tim membuat cetakan epoxy, yaitu sejenis amplas. Mereka menempatkannya dalam tangki berisi air. Mereka menempatkan cangkir hisap dan Clingfish ke permukaan yang berbeda. Tim peneliti menggunakan ikan yang sudah mati untuk memastikan objek ikan tersebut menggunakan kemampuan murni dalam menempel karena struktur cakram mereka. Clingfish yang mati ternyata mempertahankan 96 persen dari kekuatan hisap ikan hidup.

Para peneliti kemudian menarik keduanya dengan mesin dan mengukur jumlah gaya yang dibutuhkan. Mereka menemukan bahwa Clingfish mengkasilkan kekuatan perekat 80-230 kali berat badan mereka. Selain itu, jika dibandingkan dengan cangkir hisap, ikan lebih mampu berpegang pada semua permukaan kecuali yang benar-benar halus.

Tim peneliti masih bertanya-tanya apakah lendir ikan memiliki hubungan dengan kemampuan perekat. Mereka kemudian melakukan percobaan dalamcairan dengan dua viskositas yang berbeda. "Lendir bukanlah kunci," kata Summers.

Tim malah menemukan bahwa rahasia adhesi perut Clingfish adalah mikrovili yang terstruktur yaitu rambut kecil yang mirip pada kaki tokek dan berada di sekitar tepi cakram perekat. 

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar