Featured Video

Jumat, 23 Desember 2011

Andik Vermansyah Dielu-elukan di Malaysia


Andik Vermansyah Dielu-elukan di Malaysia
Andik Vermansyah tukar kaus dengan David Beckham dalam pertandingan Indonesia Selection vs LA Galaxy, Rabu (30/11/2011) malam.
Andik Vermansyah tukar kaus dengan David Beckham dalam pertandingan Indonesia Selection vs LA Galaxy, Rabu (30/11/2011) malam.

TRIBUNNEWS.COM, KHOTA BARU -
 "Di lapangan musuh, di luar kita tetap keluarga." Semangat itulah yang ditunjukkan manajemen Kelantan FA saat menyambut kedatangan rombongan Persebaya di Bandara Sultan Ismail Petra, Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, Rabu (21/12/2011) petang.
Begitu keluar dari pintu bandara skuad Persebaya disuguhi suasana meriah dan penuh kekeluargaan. Selain pengurus Kelantan FA, belasan gadis cantik berkostum merah-merah tampak berjejer menunggu kedatangan Andik Vermansyah dan kawan-kawan. Para gadis cantik itu mengenakan selempang atribut suporter klub berjuluk The Red Warriors tersebut.
Selempang itu lantas disematkan kepada CEO Persebaya Dityo Pramono, pelatih Divaldo Alves, asisten pelatih Ibnu Grahan, dan beberapa pemain. "Selamat datang di Kelantan," sapa para gadis tersebut dilansir ligaprima.co.id.
Bersamaan dengan itu sayup-sayup terdengar nyanyian ala Bonekmania. "Selamat datang, selamat datang, Persebaya. Selamat datang, selamat datang, Persebaya," demikian koor yang dilantunkan sejumlah suporter Kelantan.
Namun, di antara rombongan Persebaya, Andik menjadi primadona. Publik Malaysia sepertinya mengagumi Andik yang tampil memukau saat membela Timnas U-23 dan Indonesia Selection dalam laga persahabatan melawan LA Galaxy.
"Andik, tolong tangannya diangkat. Andik, ayo senyum," teriak mereka terhadap gelandang Persebaya tersebut. Andik memang jadi magnet tersendiri bagi publik bola negeri jiran sehingga Kelantan tertarik menantang Persebaya.
Keluar dari bandara, rombongan Persebaya dijamu makan malam di kafe TRW (The Red Warriors) Station SDN. BHD, yang juga berfungsi sebagai toko merchandise Kelantan FA. Menurut Aman, liaison officer (LO) klub juara Malaysia Super League (MSL) 2011 itu, setiap tim tamu yang melawat ke Kelantan selalu dijamu di kafe tersebut.
"Setelah bertanding mereka makan di sini. Tapi kalau mereka ingin makan di tempat lain juga tidak apa-apa," terangnya.(*)

Editor: Juang Naibaho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar