Featured Video

Jumat, 23 Desember 2011

Aparat Diduga Bakar 50 Rumah Adat di Sumbawa


JAKARTA - Sebanyak 50 rumah adat Pekasa di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat diduga dibakar polisi dan tentara.

Wakil Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Mahir Takaka mengatakan pembakaran itu karena warga dituduh menempati daerah yang merupakan milik PT Newmont. Selain membakar rumah warga, polisi pun menahan Kepala Adat Pekasa dan telah mengosongkan kampung tersebut.

"(Pengusiran -red) ini mulai memuncak pada 2011. Sudah berapa kali masyarakat itu berhadapan dengan perusahaan. Perusahaan masuk dan masyarakat minta perusahaan tidak melakukan aktivitas. Begitu proses eksplorasi sudah masuk wilayah adat Pekasa, masyarakat diminta meninggalkan wilayah kampung mereka. Tidak boleh lagi mengolah wilayah adat mereka terutama yang di wilayah hutan. Tapi masyarakat adat Pekasa menolak karena cuma itulah satu-satunya sumber penghidupan mereka," ujar Mahir Takaka seperti dilansir KBR68H, Rabu (22/12/2011).

Ia menambahkan pihaknya sedang menggalang dukungan untuk pembebasan Kepala Adat Pekasa. Masyarakat Adat Pekasa sudah terusir sejak wilayahnya ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung pada 1984. Masalah pun bertambah setelah PT Newmont memiliki kontrak karya untuk melakukan penambangan di wilayah itu.

Akibat pembakaran itu, puluhan warga adat Pekasa terpaksa mengungsi ke masjid.

Seorang warga adat Pekasa, Arfat Mustafa mengatakan, saat kejadian sempat terjadi adu mulut antara warga dan aparat. Namun, warga tidak melakukan perlawanan karena saat itu aparat membawa senjata api. Selain itu, warga juga tak sempat menyelamatkan harta benda saat petugas membakar rumah mereka.

"Korban jiwa sih tidak ada. Tapi ada anak kecil yang sedang tidur dan nyaris terbakar. Kemudian saya bangunkan. Ini sekarang warga lagi bermalam di masjid. Masjid itu sempat terbakar tapi gak apa-apa. Warga sih rencananya bermalam di sana dengan bekal seadanya," ujarnya.

Warga adat Pekasa Arfat Mustafa berharap, pemerintah setempat menyalurkan bantuan untuk mereka. Sebelumnya, polisi, tentara, dan polisi hutan membakar puluhan rumah milik warga adat Pekasa di Kabupaten Sumbawa, NTB. Pembakaran itu untuk mengusir warga dari wilayah tersebut. Pasalnya, tempat tinggal warga adat Pekasa itu merupakan areal lokasi tambang PT Newmont.

Editor : deddy
Sumber : Tribunnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar