Featured Video

Senin, 16 Januari 2012

WNI di Costa Concordia: Nyoman-Wayan Terinjak-injak


WNI di Costa Concordia: Nyoman-Wayan Terinjak-injak
ctv.ca
Kapal Pesiar Mewah Costa Concordia karam setelah menabrak karang di Pantai Tuscan, Italia, Sabtu (14/1/2012) silam.

 JAKARTA
 - Sebanyak dua warga negara Indonesia (WNI), yang diidentifikasikan sebagai Nyoman dan Wayan, cedera akibat terinjak-injak penumpang kapal pesiar mewah Costa Concordia. Mereka merupakan bagian dari 170 WNI, kru kapal mewah yang karam setelah menabrak batu karang di lepas pantai Tuscan, Italia, Sabtu malam.
Korban selamat dievakuasi menggunakan helikopter, kapal feri, dan kapal tunda (tug boat) ke Kota Grosseto serta Porto Santo Stefano. Sejauh ini semua WNI dikabarkan selamat, dan telah dievakuasi ke hotel- hotel di Pelabuhan Giglio, Pulau Giglio, sekitar tiga setengah jam perjalanan darat dari Kota Roma.
"Berdasarkan laporan tim kami di lapangan, dari 170 WNI yang bekerja sebagai awak kapal, dua orang dinyatakan cedera. Selainnya selamat, tidak ada yang hilang, maupun meninggal," kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Duta Besar RI untuk Roma, Priyo Iswant,  saat dihubungi Tribunnews dari Jakarta, Minggu (15/1/2012)
Laki-laki asal kelahiran Kudus, Jawa Tengah, ini mengutarakan ia telah mengirim Jun Kuncoro Hadiningrat, Kepala Fungsi Konsuler KBRI, ke Pelabuhan Giglio untuk mengurusi para awak kapal berkebangsaan Indonesia.
"Kami juga sedang mengumpulkan pakaian, dan makanan untuk dikirim ke sana. Selain dari KBRI di Roma, kami juga berharap bantuan masyarakat Indonesia di Roma," ujar Priyo.
Koodinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Roma Musurifun Lajawa menambahkan, kapal pesiar ini mempekerjakan lebih dari 800 awak kapal. Saat kecelakaan, kapal membawa 4.234 orang, termasuk awak kapal. Semua penumpang sudah dievakuasi, kecuali yang belum diketahui nasibnya, sekitar 40 orang.
Korban meninggal tiga orang meninggal, di antaranya dua penumpang asal Prancis dan seorang ABK dari Peru.
"Artinya tidak ada ABK asal Indonesia yang dinyatakan meninggal atau hilang, kecuali dua orang cedera tadi," ujar Musufirun.
Musurifun menjelaskan kecelakaan terjadi Jumat lalu, saat makan malam. "Kejadian sekitar pukul 19.30 Waktu Italia," katanya.
Kejadiannya begitu mendadak. "Menurut kesaksian pada ABK yang WNI, kejadian itu begitu mendadak. Begitu kapal kandas, terjadi benturan keras dan terdengar dentuman. Saat itu juga piring-piring berjatuhan dan lampu padam," kata Musurifun.
Dalam kondisi gelap-gultia, para penumpang panik, dan berusaha menyelamatkan diri. Mereka coba mencari jalan keluar, sebagaian melompat ke laut. "Dalam keadaan panik, terjadilah benturan-benturan antara penumpang  dan kru kapal. Dua WNI yang jadi ABK itu cedera karena bertubrukan, terinjak penumpang lain yang berusaha menyelamatkan diri," katanya.
Costa Concordia, kapal terbesar yang pernah dibangun di Italia, dijadwalkan mengitari Savona, Marseille, Barcelona, Palma de Mallorca, Cagliari dan Palermo. Kapal ini milik perusahaan asal Italia, Costa Crociere.

Penulis: Domu D. Ambarita  |  Editor: Hasiolan Eko P Gultom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar