Featured Video

Selasa, 11 September 2012

Ke California Berkat Renang


                                                            Patricia Yosita Hapsari

Peraih emas pertama untuk kontingen Sumbar di PON XVIII Riau itu, tersenyum renyah. Rambut panjangnya digerai. Sekali waktu disapu angin. Rambut itu bergoyang ringan.



Ia terlihat lincah, berjalan ringan bersama teman-temannya. Saat disapa, ia meyahuti dengan ramah.
Dialah Patricia Yosita Hapsari, remaja kelahiran Jakarta 30 Juli 1993. Beruntung, kontingen Sumbar bisa menggaet dan mengikat perenang putri potensial ini untuk berlaga di PON XVIII 2012, Riau.
Di pundaknya, Sumbar menitipkan harapan minimal meraih dua medali emas, dari lima nomor yang diikutinya. Tentunya, nomor andalannya di gaya spesialisasinya, yaitu gaya bebas. Untuk jarak pendek, dia memang yang terbaik di Indonesia saat ini.
Putri pasangan Yusuf Sudaryanto dan Nita Damiana ini saat ini tercatat sebagai mahasiswa California Baptist University, dengan mendapatkan beasiswa di sana. Patricia yang penggemar bakso dan keripik balado ini tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2012.
Sang ibu, Nita Damiana mengatakan, sesungguhnya ia ingin putri sulungnya itu melanjutkan karirnya ke tingkat yang lebih tinggi dan go internasional, begitu pun pendidikannya.
“Tapi berkat Tuhan, karena potensi dan bakat renangnya dia bisa mendapat bea siswa kuliah di California. Semoga itu akan bisa membuat karirnya lebih maju lagi,” kata Sang ibu kepada Singgalang saat mendampingi anaknya di Pekanbaru, Senin (10/9).
Ibunya selalu berpesan agar Yosita dalam menjalani karirnya tidak boleh egoistis. Selain itu, juga dimotivasi untuk penjadi salah satu perenang terbaik di Indonesia. Saat ini pesaing terberatnya adalah Enny Susilowati, perenang Jawa Timur yang dikalahkannya di nomor 100 meter gaya bebas, Ahad lalu.
Untuk menjaga konsistensi prestasi, Nita yang berasal dari Semarang ini memang sengaja mengarahkan Yosita untuk berlatih di luar Padang, agar kemajuan prestasinya bisa terjaga.
Sekarang, Nita sudah berhasil menyumbangkan medali emas pertamanya untuk Sumbar di iven sekalas PON, yang merupakan ajang prestasi tertinggi nasional. Itu artinya, Yosita sudah masuk jajaran perenang elit Indonesia saat ini. Bahkan, dengan rekor yang dipecahkan, Yosita tercatat sebagai salah satu pemegang rekornas saat ini.
“Terima kasih, doa saya untuk Yosita dikabulkan Tuhan, sehingga bisa berprestasi seperti sekarang. Tapi saya akan dorong dia untuk terus meningkatkan prestasinya ke tingkat lebih tinggi,” tutup Nita yang kalau di Padang tinggal di Jalan Dobi. (*)

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar