Featured Video

Senin, 08 Oktober 2012

Pengusaha Jepang Lirik Kota Solok


MENINJAU SUMBER AIR


Salah satu pengusaha Jepang, Wehara melirik potensi pembangunan dan pengembangan air bersih Kota Solok. Hal itu ditandai dengan kunjungan pertamanya, Jumat (5/10), diterima Walikota Solok, H.Irzal Ilyas.


Tahun ini, Pemko Solok juga menganggarkan dana sebesar Rp8 miliar lebih un tuk penyelesaian pembangu nan sumber air bersih yang saat ini masih tinggal pena na man jaringan distribusi. ‘’Pada prinsipnya, walikota menyambut baik rencana pengusaha Jepang itu untuk berinvestasi di Kota Solok,’’ ujar Direktur PDAM Kota Solok, Haydar kepada Singgalang, sekaitan dengan kedatangan Wehara didampingi juru bahasanya.
Kehadiran pengusaha Jepang itu di Kota Solok, menurut Haydar difasilitasi mamak istrinya, Drs. Nizamuddin, salah seorang aparatur Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solok.
Wehara, disamping bersilaturahmi dengan sanak dan famili istrinya di Kelurahan Kampung Jawa, juga menyempatkan waktu melihat sumber air bersih Kota Solok.
Setelah melakukan pembicaraan dengan walikota Solok yang dipandu juru bahasanya, kemudian Wehara meninjau sumber air permukaan PDAM Kota Solok yaitu IPA KTK di Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok.
Kepada Wehara, Direktur PDAM Kota Solok Haydar memaparkan, Kota Solok saat ini sedang diselimuti krisis air bersih. Pembangunan sumber air bersih baru tetah dilaksanakan semenjak tahun 2010 lalu, tetapi belum selesai lantaran tanah untuk penanaman jaringan belum tuntas.
Sebelumnya PDAM Kota Solok juga telah melakukan survei ke Patamuan, perbatasan wilayah Kota Solok-Kota Padang, karena sumber air terletak di kawasan hutan suaka wisata. Untuk pengolahan air bersih, perlu pengurusan izin ke Kementerian Kehutanan RI.
Sementara mempersiapkan itu, maka air Batang Sumani di Guguk Rantau, Kenagarian Koto Baru pun disurvei dan tanah untuk pembangunan bak penampung yang berkapasitas besar pun dibebaskan.

 sumber


Tidak ada komentar:

Posting Komentar