Featured Video

Jumat, 16 September 2011

TV Lokal “Mangango”


                                                           TIMNAS




JAKARTA - Aksi “jurus mabuk” pengurus PSSI era Djohar Arifin untuk menyapu bersih semua produk pengurus lama, nampaknya makin sulit dihentikan. Setelah mengacak-acak kompetisi dan timnas, kini soal hak siar televisi yang menayangkan kompetisi juga diutak-atik. 
Hak Siar Liga Indonesia

ANTV sebagai pemeagang hak siar kompetisi strate tertinggi nasional yang sudah terikat kontrak 10 tahun dengan PSSI era Nurdin Halid, nampaknya juga akan jadi sasaran “sapu” kepengurusan Djohar Cs.
Buktinya, tanpa menghiraukan status kontrak ANTV, PSSI sudah menandatangani kerja sama dengan Broadway Malaysia untuk penayangan Liga Indonesia. Uniknya, PSSI justru belum menentukan pemegang hak siar untuk televisi dalam negeri.
Padahal Sebelumnya, PSSI telah mengikat kontrak dengan stasiun televisi ANTV. Ada potensi TV lokal Indonesia bakal “mangango” saja melihat tayangan liga dalam negeri lari ke luar negeri.
“Saat ini kami masih mengadakan negosiasi dengan antv. Ada beberapa hal baru yang sedang dibicarakan. Pembahasan sampai saat ini masih berjalan,” ujar Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mencoba berdiplomatis, Kamis (15/9).
Meskipun saat ini tengah bernegosiasi dengan antv, Djohar menyatakan tidak menutup kemungkinan jika ada televisi lain yang berminat. “Dengan ANTV sendiri sampai saat ini kami masih membicarakan beberapa hal,” ungkap Djohar.
Selain soal hak siar, Djohar juga mengaku pihaknya sedang melakukan negosiasi dengan pihak sponsor untuk Liga Prima Indonesia. “Sejauh ini ada 4 sponsor kelas dunia yang sedang bernegosiasi,” pungkasnya.
Sementara, PT Liga Prima Indonesia sebagai pengelola kompetisi sepakbola profesional resmi di Indonesia, telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan penyedia content siaran televisi di Malaysia, Broadway Media.
Rencananya, stasiun televisi berbayar di Malaysia itu akan memasok tayangan pertandingan untuk dua saluran berbahasa Indonesia, Pelangi dan Bintang. Dengan demikian Liga Indonesia musim ini juga akan disiarkan di Malaysia dan Brunei Darussalam.
“Broadway Media memiliki dua saluran khusus Indonesia, yakni Pelangi dan Bintang. Dua saluran itu berisi acara-acara Indonesia dan digemari masyarakat Indonesia di Malaysia,” ujar Djohar Arifin Husin.
Kerjasama ini, diharapkan Djohar, bisa membawa nilai tambah berupa peningkatan hubungan klub dan liga sepakbola profesional serta menjalin hubungan masyarakat Indonesia dengan Malaysia melalui sepak bola. ”Kerjasama ini sangat bersejarah. Ini kali pertama liga profesional Indonesia disiarkan secara resmi di negeri jiran,” tegas Djohar. (*/009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar