Featured Video

Sabtu, 24 Maret 2012

10 RIBU PELAJAR DEKLARASIKAN ANTINARKOBA-SUMBAR


PADANG,-peredaran narkoba kian memprihatinkan. Hampir tiap hari ada saja warga yang kedapatan mengkonsumsinya. Belum lagi yang tidak terungkap.

“Bila hal ini tidak dapat dicegah dari dini, akan men­jadi apa kelak anak bangsa ini nantinya, terutama bagi anak-anak yang masih duduk dalam bangku pendidikan, di tingkat sekolah SLTP dan SLTA se­derajatnya,” kata  Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Dian Wijaya yang juga  sebagai Ketua pelaksa­na De­klarasi Antinar­koba Pelajar se-Kota Padang, Kamis (22/3).
Acara deklarasi ini dilak­sanakan, Rabu (28/3)  men­datang di GOR Agussalim Padang. Rencananya deklarasi antinarkoba pelajar se-Kota Padang itu dilakukan Kapolda Sumbar Wahyu Indra Pra­mugari.
Para peserta berasal dari pelajar SMA, dan SMK yang terdiri dari kelas I dan II sebanyak 8 ribu orang, dan dari SMK  sebanyak 2 ribu orang, cuma anak kelas I saja, sehingga jumlah peserta seba­nyak 10 ribu orang.
Ia juga mengatakan, sebe­lum berakhir acara deklarasi anti narkoba, Kapolda Sum­bar  Wahyu Indra Pramugari bersama isteri dan Walikota Padang Fauzi Bahar juga didampingi isteri, serta para pejabat yang hadir nantinya, secara berasama melepaskan balon sebanyak 2.500 buah.
Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Gustin Pramona, sangat men­dukung dengan digelarnya deklarasi antinarkoba. Pasal­nya peredaran narkoba sema­kin marak. Tanpa diantisipasi sejak dini, maka generasi muda akan terjerat barang haram itu.
“Saya mengharapkan de­kla­rasi anti narkoba ini bu­kan hanya seremonial  saja. Tapi, benar-benar diapli­kasikan setiap saat,” kata kader Demokrat ini.
Deklarasi antinarkoba ini hendaknya jangan sekali ini saja dilakukan. Tapi, rutin dilakukan sehingga pelajar tahu bahwa narkoba ini sangat berbahaya. (h/ade)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar