Featured Video

Senin, 24 September 2012

Vettel Persembahkan Kemenangan bagi Almarhum Watkins


AFP/PUNIT PARANJPEPebalap Red Bull Racing,Sebastian Vettel, merayakan kesuksesannya menjuarai GP Singapura, Minggu (23/9/2012).


Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel, mengakui bahwa trek GP Singapura sangat sulit. Karena itu, dia sangat bahagia bisa memenangi balapan malam hari di Sirkuit Marina Bay tersebut, Minggu(23/9/2012).


Meskipun demikian, Vettel ingin mempersembahkan kemenangan di balapan yang penuh drama tersebut kepada Profesor Sid Watkins, yang meninggal dua pekan lalu. Pria yang tutup usia pada 84 tahun tersebut merupakan tokoh penting dalam memperkenalkan sistem keselamatan Formula 1. Untuk mengenangnya, sebelum balapan, dilakukan mengheningkan cipta.

"Saya pikir ini termasuk salah satu balapan tersulit pada tahun ini. Balapannya sangat panjang (61 lap); selama dua jam penuh. Sirkuitnya pun membunuh. Ada banyak gelombang, tak ada ruang untuk membuat kesalahan dan balapannya terlihat terus berjalan," ujar Vettel saat berada di podium.

"Tentu saja kami mengambil keuntungan dari kegagalan Lewis (Hamilton). Beberapa lap sebelum itu, dia kehilangan banyak oli dan kemudian setelah itu saya pikir kami secara umum memiliki kecepatan yang sangat, sangat tangguh sepanjang akhir pekan. Saya membuat start yang bagus, yang mana membawa kami berada di urutan kedua dan terus berburu. Saya sangat senang dengan kecepatan mobil dan senang karena ini merupakan balapan yang sulit.

"Saya ingin mempersembahkan ini kepada orang yang sangat, sangat spesial, Profesor Sid Watkins, yang sudah meninggal dunia dan tentu saja kami mengingatnya. Saya pikir dia menjadi alasan terkuat mengapa kami bisa berada di sirkuit seperti ini dan menikmatinya, serta merasa nyaman. Dia mendorong adanya pembatas demi keselamatan kami semua, sehingga terima kasih yang besar patut diberikan kepadanya."

Vettel mengakui, kemenangannya ini sangat krusial karena membuka kembali peluangnya untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia 2012. Kini, dia berada di peringkat kedua dan hanya terpaut 29 poin dari pebalap Ferrari yang memimpin klasemen sementara, Fernando Alonso, yang finis di posisi ketiga.

Walaupun kondisi ini mirip dengan di tahun 2010 ketika dia akhirnya menjadi juara dunia, Vettel tak mau terlalu memikirkan hal tersebut. Pebalap Jerman ini secara diplomatis mengatakan bahwa musim 2012 berlangsung sangat ketat.

"Saya pikir Fernando tidak akan terlalu senang jika itu terjadi kembali dalam balapan terakhir. Tetapi ini merupakan musim yang luar biasa bagi kami semua, dan kami masih memiliki banyak balapan yang tersisa. Mobil terlihat kompetitif dan kami harus menggunakan momentum untuk terus mendorong di semua balapan tersisa dan melihat apa yang terjadi," tambah juara dunia 2010 dan 2011 ini.

Memang, keberuntungan berpihak kepada Vettel dalam balapan malam ini karena Hamilton mengalami masalah. Pebalap McLaren tersebut, yang start dari posisi terdepan, terpaksa meninggalkan lomba karena mobilnya kehilangan tenaga di lap ke-23. Kegagalan ini membuat Hamilton, yang sebelumnya ada di posisi kedua, melorot ke keempat, di belakang pebalap Lotus, Kimi Raikkonen.

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar