Featured Video

Senin, 12 September 2011

Film Negeri Lima Menara Syuting Perdana di Maninjau


DANAU MANINJAU


PROMOSI GRATIS PARIWISATA AGAM
AGAM, HALUAN— Pariwisata tanpa promosi bagaikan sup kurang garam. Hal itu diungkapkan Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, dalam perbincangan via ponsel, Sabtu (10/9). Makanya ia menyambut gembira pembuatan film bertajuk Negeri Lima Menara dengan shooting perdana di kawasan Objek Wisatan Maninjau.
Film dimaksud, bila ditayangkan nanti, akan menjadi promosi luar biasa bagi dunia kepari­wisataan Agam, khususnya kawasan objek wisata Danau Maninjau.

Kabag Humas Agam, Mo­nisfar, S.Sos, mengatakan, syuting perdana dilakukan Senin (12/9).
Sekitar 200 kru film itu akan melakukan tugas mereka di Agam sampai Ming­gu (18/9) mendatang. Mereka me­nginap di hotel yang ada di Ma­ninjau, Kecamatan Tanjung Raya, dan Ambun Pagi (Ma­tur).
Keindahan Danau Ma­ninjau akan menjadi lokasi unggulan pembuatan film layar lebar tersebut.
Moment tersebut meru­pakan kesempatan emas bagi daerah untuk mempromosikan pariwisata daerah. Bupati menghimbau segenap lapisan masyarakat, terutama di seputar lokasi syuting, memberikan dukungan dan kemudahan, agar pem­buatan film dimaksud berjalan lancar.
“Mari kita tunjukkan kepada segenap kru film itu, bahwa orang Agam itu ramah dan santun, sehingga mereka membawa kenangan indah, bila nanti meninggalkan Agam. Kesan indah itu akan mereka ceri­takan kepada kerabatnya nanti, yang merupakan promosi gratis dan strategis bagi per­­­­kem­bangan dunia pa­riwisata Agam,” ujar Indra Catri.
Rencana pembuatan film tersebut di kawasan objek wisata Maninjau, mendapat sambutan hangat dari pelopor pariwisata Agam, Idham Rajo Bintang.
Menurut pemilik Hotel Maninjau Indah itu, momen tersebut hendaknya diman­faatkan para pengusaha pari­wisata Agam, khususnya pelaku pari­wisata kawasan Maninjau, dengan sebaik-baiknya.
Hal yang sama disampaikan pimpinan Home Stay Maransy, Erik, dan beberapa pengusaha home stay lainnya di Keca­matan Tanjung Raya. Menurut mereka, akhir-akhir ini kun­jungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, menu­run drastis.
Makanya promosi perlu lebih dipergencar. “Dengan adanya pembuatan film layar lebar Negeri Lima Menara, kami berharap dapat menarik minat wisatawan untuk ber­kunjung ke Agam,khususnya objek wisata Maninjau,” ujar Rajo Bintang. (h/msm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar