Featured Video

Senin, 12 September 2011

Pemenang Tender e-KTP Bukan Kolega Gamawan Fauzi

Pemenang Tender e-KTP Bukan Kolega Gamawan Fauzi
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi.

 Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni membantah pemenang tender proyek e-KTP merupakan kolega dari Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.

"Oh, tidak ada itu,"ujar Diah saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Senin(12/9/2011).
Diah menjelaskan seorang ipar Gamawan Fauzi memang bekerja di PT Telkom yang juga mengikuti tender pengadaan e-KTP. Pun, tegas Diah, perusahaan itu nyatanya kalah tender.
"Mau tahu kamu? Ini Saya omongkan ya, kalau Pak Gamawan mungkin pakewuh. Saya Sekjennya biar saya yang ngomong. Kamu tahu Telkom itu (tempat bekerja) iparnya Pak Gamawan? Itu kalah juga, Kalau Pak Gamawan enggak akan ngomong, yang ngomong Sekjen," jelasnya.
Selain itu, Diah juga menantang wartawan untuk membuktikan bahwa Mendagri, Gamawan Fauzi memenangkan tender e-KTP melalui kolega dekatnya.
"Coba tunjukkan teman-teman wartawan kalau yang menang itu ada saudara pak Gamawan," tegasnya.
Lebih jauh Diah menambahkan, Mendagri, Gamawan Fauzi tidak pernah mau menerima rekanan baik yang kalah maupun yang menang.
"Tidak ada yang ditemui satupun. Sekjen nya juga enggak mau karena menterinya enggak mau," pungkasnya.
Seperti diketahui, pemenang tender proyek e-KTP senilai Rp 6 trilliun adalah PT Sandipala Artha Putra. Perusahaan tersebut diduga memiliki hubungan kolega dengan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.
Adalah Paulus Tanos, orang yang disinyalir dekat dengan Gamawan Fauzi sejak masih menjabat Gubernur Sumatera Barat. Keduanya kerap membicarakan bisnis pengadaan listrik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar