Featured Video

Sabtu, 12 Januari 2013

4 Negara Asia yang Menjadi Macan Teknologi Dunia



Jakarta - Banyak vendor teknologi asal Asia yang kini sangat disegani di dunia. Mengalahkan para pesaing berat dari benua benua lainnya.

Sebagian besar vendor tersebut berasal dari negara-negara tertentu. Mungkin karena di negara itu, pemerintahnya memang sangat mendukung atau penduduknya suka bekerja keras dan mendayagunakan otaknya.

Negara mana saja yang saat ini sangat diperhitungkan namanya sebagai macan teknologi dunia? Berikut daftarnya.



1. Jepang


Jepang dikenal memiliki tradisi teknologi tinggi sejak dahulu kala. Bahkan sejak tahun 1970-an, vendor asal Jepang merangsek sebagai merek papan atas di dunia.

Seperti Sony yang pada zaman dahulu adalah pionir di berbagai bidang teknologi. Walkman, televisi Trinitron hingga Discman dipelopori oleh vendor yang satu ini.

Nama Sony memang saat ini tengah tenggelam dan membukukan kerugian raksasa dalam laporan keuangan terakhirnya. Namun namanya tetap diperhitungkan.

Masih banyak vendor Jepang yang lumayan berkibar di jagat elektronik meski saat ini tengah kelabakan bersaing dengan rival asal Korea Selatan. Dari Panasonic, Fujitsu ataupun Sharp.

Di sektor kamera, vendor asal Jepang masih menempati posisi top. Nama seperti Canon, Olympus hingga Nikon semuanya berasal dari Jepang.

Jepang juga berkirar di dunia robotika. Banyak robot canggih dikembangkan di sini, seperti Asimo buatan Honda.

Pada tahun 1961, Korea Selatan adalah negara miskin dengan pendapatan per kapita hanya USD 100. Namun melesat dengan cepat hingga saat ini menjadi negara maju, sering diistilahkan sebagai keajaiban sungai Han.

Korsel punya berbagai konglomerasi yang mengglobal, sering disebut sebagai chaebol. Chaebol adalah konglomerasi yang dijalankan secara turun temurun oleh keluarga.

Chaebol paling sukses adalah Samsung. Saat ini, salah satu divisinya yaitu Samsung Electronics adalah perusahaan elektronik dengan pendapatan terbesar di dunia. Mereka memproduksi hampir semua jenis perangkat berikut komponennya.

Pada laporan keuangan terakhirnya, Samsung Electronics membukukan keuntungan di atas USD 8 miliar. Kesuksesan lini smartphone Android Galaxy dan penjualan tinggi perangkat televisi membuat nama Samsung kian meraksasa.

Demikian juga dengan LG Electronics yang cukup berkibar. Terutama di perangkat elektronik rumah tangga, LG termasuk jagonya. Vendor lain yang lumayan diperhitungkan adalah Pantech.

Di bidang robotika, Korsel pun serius mengembangkannya. Di 2005, Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengembangkan robot yang bisa berjalan, HUBO

3. Taiwan


Taiwan termasuk negara yang saat ini memiliki banyak vendor teknologi kelas dunia. Salah satunya berkat dukungan pemerintah dengan pendirian Hsinchu Science and Industrial Park pada tahun 1980.

Hsinchu Science Park (HSP) menjadi markas banyak perusahaan teknologi di bidang semikonduktor, komputer, telekomunikasi dan sebagainya. 400 perusahaan yang berdiri di sana menyumbang sekitar 10% GDP Taiwan pada tahun 2007.

Memang banyak vendor asal Taiwan yang diperhitungkan namanya. Sebut saja Asus dan Acer, menempati posisi papan atas di industri komputer.

Masih ada vendor lain yang lumayan terkenal secara global. Seperti MSI, Gigabyte, D Link, HTC, Ben Q dan AU Optronics.

Honhai Precision Ltd atau yang sering disebut Foxconn juga berbasis di Taiwan. Foxconn adalah pabrikan yang merakit gadget terkenal seperti iPhone dan iPad.

4. China


Hampir semua jenis benda bisa diproduksi di China. Banyak pabrik bertebaran di China yang memproduksi perangkat elektronik.

Namun tidak sekadar memproduksi barang elektronik pesanan, mulai banyak vendor asal China yang menggoyang pasar global. Seperti Lenovo yang kabarnya sudah menyalip HP sebagai produsen komputer terbesar di dunia.

Tengok pula sepak terjang Huawei dan ZTE. Huawei saat ini adalah penyedia perangkat telekomunikasi terbesar di dunia, menggantikan Ericsson.

Baik ZTE dan Huawei juga mulai serius di industri ponsel. Di mana ZTE dikabarkan sudah merangsek di posisi tiga produsen ponsel terbesar dunia.

Vendor asal China kini mulai berusaha keras mengubah anggapan bahwa barang yang berasal dari sana tidak berkualitas. Dan tampaknya kerja keras tersebut mulai terbayar.

s