Featured Video

Rabu, 09 November 2011

Longsor Malalak Terus Bertambah


Malalak, Singgalang
Titik longsor di jalur alternatif Sicincin Malalak terus bertambah. Longsor kali ini membuat sejumlah kendaraan patroli yang melewati kawasan tersebut terjebak. Salah satu yang terjebak, merupakan kendaraan patroli Polsek Ampek Koto yang meninjau lokasi longsor.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan longsor baru itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Longsor menutupi badan jalan jorong Pahambatan, Balingka Agam. Ketinggian longsor mencapai empat meter. Ketika itu mobil patroli polisi sedang memantau situasi di kawasan tersebut, saat hendak kembali ke arah Bukittinggi, longsor jatuh menutupi badan jalan. Sedangkan jalan memutar arah juga tertutup longsor.
Akibatnya, kendaraan patroli polisi itu terpaksa diam ditempat tanpa bisa bergerak. Hingga Selasa sore, kendaraan patroli polisi itu belum bisa keluar dari kawasan longsor. Kepala Jorong Pahambatan, Yefrison mengatakan longsor baru itu terjadi karena curah hujan yang tinggi dan tidak berhenti sejak beberapa hari belakangan. Kondisi itu sangat mengkuatirkan warga setempat, mereka takut longsor susulan terus terjadi dan membahayakan aktivitas mereka.
Longsor terjadi disejumlah titik di malalak, Matur dan Palupuah Kabupaten Agam. Akses jalan Sicincin-Bukittinggi via Malak terputus karena tertutup material longsor.Llima titik longsor terdapat di Kecamatan malalak, satu titik di Kecamatan Matur dan sejumlah lainya disepanjang di kawasan nan Tujuah, Kecamatan Palupuah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam sejumlah bencana yang disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi tersebut.
Titik longsor terparah di antaranya terdapat dikawasan, Ampuah Jorong Limau Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malak, Agam. Longsor yang terjadi akibat tingginya curah hujan dan kemiringan tebing yang cukup tajam. Di Ampuah, Jorong Limau Badak tersebut, material longsoran menimbun ladang kayu manis milik warga. Bentangan timbunan longsor diperkirakan hingga 30 meter dengan kubikasi sekitar 2500 material timbunan berupa tanah.
Selain itu longsor juga terjadi di kawasan Caruak, jorong Campago, Nagari Malalak Utara. Meski skjala nya lebih kecil. Namun material lonsoran menimbun bandar di bawah tebing. Lonsor juga terjadi di kawasan Kayumati, Jorong Limau Badak, Malalak Timur. Peristiwa itu menyebabkan pemasangn batu baronjong sebagai penahan badan jalan patah. Sementara, satu unit alat berat milik PU Sumbar hingga kemarin masih bekerja, namun kawasan tersebut masih belum bisa dilewati. (107/303)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar