Featured Video

Selasa, 29 Januari 2013

Buah Apa yang Sering Diimpor Indonesia? Ini Daftarnya


 Indonesia masih dikenal sebagai negara agraris. Banyak sekali tanaman yang bisa dihasilkan di negeri ini, salah satunya adalah buah-buahan. Tapi tahukah Anda Indonesia juga masih gemar beli buah dari negara lain?

Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Selasa 929/1/2013), impor buah yang dilakukan Indonesia dari Januari hingga November 2012 sebanyak 759,5 ribu ton dengan nilai US$ 814,9 juta. Ada 10 komoditas buah impor utama Indonesia dengan volume sebesar 735 ribu ton dan nilai US$781 juta.

Buah-buahan impor ini padahal bisa ditemui dan dihasilkan di hampir berbagai penjuru nusantara. Mau tahu Indonesia beli buah apa saja dari luar negeri dan negara mana saja? Klik di bawah ini.


10. Kiwi

Total impor kiwi Januari-November 2012 sebesar 3.249 ton dengan nilai US$ 7,2 juta. Negara pemasok utama kiwi adalah Selandia Baru. Hingga November tahun ini, sebanyak 2.751 ton dengan nilai uS$ 6,4 juta. Selain itu, Italia juga merupakan pemasok kiwi impor terbesar yaitu sebanyak 353 ton dengan nilai US$ 618,4 ribu.

Ada beberapa negara lain yang memasukkan buah kiwi ke tanah air, seperti Chili, China, Amerika Serikat, Australia, Thailand, dan Korea Selatan.


9. Buah Naga

Buah yang kaya manfaat kesehatan ini telah diimpor Indonesia sebanyak 12,6 ribu ton dengan nilai US$ 10,7 juta sepanjang tahun ini. Negara pemasok buah ini adalah Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Impor buah naga dari Vietnam dari Januari hingga November 2012 sebanyak 12,2 ribu ton dengan nilai US$ 10,4 juta, sedangkan impor dari Malaysia sebanyak 349,9 ton dengan nilai US$ 284 ribu, impor buah naga asal Singapura hanya 9,5 ton dengan nilai US$ 13,3 ribu, dan impor dari Thailand 165 kg.


8. Jeruk

Siapa yang tidak suka jeruk? Seperti diketahui, Indonesia banyak mengimpor buah berwarna oranye ini dari negara lain. Sebanyak 32 ribu ton jeruk impor dengan nilai US$ 25,5 juta telah masuk ke tanah air dari Januari hingga November 2012.

Negara pemasok utama jeruk ini adalah Australia dengan jumlah jeruk yang diekspornya sebanyak 5,1 ribu ton dengan nilai US$ 5,8 juta. Selain Australia, Argentina juga merupakan pemasok kedua terbesar jeruk. Sebanyak 6,6 ribu ton dengan nilai US$ 4,4 juta telah diekspor negeri Tango itu ke Indonesia.

Kemudian China, jeruk impor dari negara ini sebanyak 5,6 ribu ton dengan nilai US$ 4,3 juta, sedangkan jeruk impor dari Amerika Serikat sebanyak 3,4 ribu ton dengan nilai US$ 3 juta.

Selain itu, Indonesia juga mengimpor jeruk asal Pakistan, Afrika Selatan, Mesir, Spanyol, Uruguay, Hong Kong, Taiwan, Turki, dan Korea Selatan.


7. Kurma

Sebagai negara mayoritas muslim, impor kurma sepanjang tahun ini dari Januari hingga November 2012 mencapai 21,9 ribu ton dengan nilai US$ 26 juta.

Impor kurma terbesar datang dari Tunisia, totalnya 2,8 ribu ton dengan nilai US$ 8,6 juta. Kemudian Mesir sebanyak 8,4 ribu ton dengan nilai US$ 7,3 juta, dan Uni Emirat Arab sebanyak 5,8 ribu ton dengan nilai US$ 4,5 juta.

Ada juga impor kurma dari Iran yang secara total Januari hingga November 2012 mencapai 3,3 ribu ton dengan nilai US$ 3,3 juta, dan impor kurma dari Malaysia sebanyak 921 ton dengan nilai US$ 858 ribu. Bahkan ada impor kurma dari Amerika Serikat sebanyak 235 ton dengan nilai US$ 703,6 ribu.


6. Durian

Berdasarkan data BPS, terdapat impor durian sebanyak 19,6 ribu ton durian impor dengan nilai US$ 28,6 juta sepanjang Januari hingga November tahun 2012 ini. Impor tersebut berasal dari 2 negara yakni Thailand dan Malaysia.

Hingga November 2012, impor durian dari Thailand mencapai 19,1 ribu ton dengan nilai US$28,1 juta. Untuk bulan November saja, impor durian dari negeri Gajah Putih ini sebesar 157 ton dengan nilai US$ 219 ribu.

Sementara itu, impor durian asal Malaysia yang telah masuk ke Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 514 ton dengan nilai US$ 455 ribu. Untuk November 2012, impor durian dari Malaysia hanya sebesar 3,5 ton dengan nilai US$ 31.594.


5. Pir

Sebanyak 124,7 ribu ton pir impor dengan nilai US$ 99,6 juta yang telah masuk ke tanah air sepanjang Januari-November 2012. Impor terbesar datang dari China dengan jumlah 117 ribu ton yang senilai US$ 90,3 juta.

Kedua adalah Afrika Selatan, impor pir yang telah masuk ke Indonesia pada periode itu adalah 3.986 ton dengan nilai US$ 4,6 juta. Kemudian, negara Australia yang mengimpor sebanyak 2.455 ton dengan nilai US$ 3 juta.

Ada juga impor pear dari Korea Selatan sebanyak 244,4 ton dengan nilai US$ 524,6 ribu dan Amerika Serikat sebanyak 515,6 ton dengan nilai US$ 524,6 ribu.


4. Anggur

Indonesia juga mengimpor anggur dari sekitar 10 negara dengan total impor anggur sepanjang Januari-November 2012 sebesar 57,7 ribu ton dengan nilai US$ 119,2 juta. Impor anggur terbesar dari negara Amerika Serikat sebesar 15,7 ribu ton dengan nilai US$ 31 juta dan China dengan jumlah 12,4 ribu ton yang senilai US$ 23,1 juta.

Selain itu, Chili juga mengimpor anggur sekitar 8,9 ribu ton dengan nilai US$ 20,3 juta dan Peru sebanyak 6.795 ton dengan nilai US$ 15 juta.

Kemudian Australia, sebanyak 6.902 ton anggur impor dengan nilai US$ 14,2 juta, serta negara Afrika Selatan yang sebanyak 3.477 ton dengan nilai US$ 7,9 juta.


3. Lengkeng

Indonesia juga melakukan impor untuk buah lengkeng. Sebanyak 116,2 ribu ton lengkeng impor dengan nilai US$ 135 juta masuk ke Indonesia sepanjang Januari-November 2012.

Impor lengkeng terbesar yaitu dari negara Thailand. Sebanyak 115,6 ribu ton lengkeng impor dengan nilai US$ 134,5 juta masuk dari negara Seribu Pagoda itu.

Selain itu, ada juga impor lengkeng dari negara Vietnam sebanyak 567,4 ton dengan nilai US$654 ribu dan dari China dengan jumlah 66,3 ton dengan nilai US$ 93,4 ribu sejak Januari hingga November 2012.


2. Apel

Sekitar 10 negara menjadi pemasok buah merah ini. Total impor apel sepanjang Januari-November 2012 adalah 177,3 ribu ton dengan nilai US$ 163 juta.

Negara pengimpor apel terbesar adalah China dengan total impor 122,3 ribu ton dengan nilai US$ 113,2 juta sepanjang Januari-November 2012. Kemudian, Amerika Serikat dengan jumlah 47,4 ribu ton dengan nilai US$ 39,6 juta dan Selandia Baru sebanyak 3.812 ton dengan nilai US$ 4,8 juta.

Ada juga apel asal negeri Kangguru, Australia, sebanyak 584 ton dengan nilai US$ 2 juta dan dari Afrika Selatan sebanyak 1.872 ton dengan nilai US$ 1,9 juta.

Selain itu, terdapat negara lain yang memasok apel ke Indonesia, seperti Prancis, Singapura, Myanmar, Argentina, dan Italia.


1. Jeruk Shantang

Terdapat 10 negara yang memasukkan impor jeruk shantang dan jenis jeruk lainnya. Total impor jeruk ini dari Januari hingga November 2012 sebesar 169,9 ribu ton dengan nilai US$ 166,2 juta.

Negara terbesar pengimpor jenis jeruk ini adalah China dengan jumlah impor sebanyak 152,4 ribu ton dengan nilai US$ 152 juta dalam Januari hingga November 2012. Kemudian Australia, dengan total nilai impor sebanyak 4.852 ton dengan nilai US$ 4,5 juta.

Selanjutnya, negara Pakistan juga memasukkan jeruk Shantang ini sebanyak 6.948 ton dengan nilai US$ 4,42 juta dan Argentina dengan nilai 4.041 ton dengan nilai US$ 3,8 juta, serta Afrika Selatan sebanyak 491 ton dengan nilai US$ 532 ribu.

Selain kelima negara tersebut, terdapat negara lain yang mengimpor jeruk Shantang ini ke Indonesia dengan jumlah kecil seperti Amerika Serikat, Spanyol, Taiwan, Thailand, Uruguay, dan lain-lain.

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar