Featured Video

Kamis, 13 Oktober 2011

Balita Menangis Peluk Jasad Ibunya




SHUTTERSTOCK
Ilustrasi
MUAROJAMBI, KOMPAS.com — Warga Marta Manunggal Unit 13, Bahar Utara, Muaro Jambi, dihebohkan penemuan mayat seorang ibu rumah tangga. Diduga, wanita itu diperkosa sebelum dibunuh, Selasa (11/10/2011).

Jasad Rita Agustina (22) ditemukan karena terdengar tangisan dari anak balitanya. Saat ditemukan, balita tersebut menangis sambil memeluk jasad sang ibu yang berlumuran darah. Di tubuh balita yang berlumuran darah ibunya itu pun ditemukan benjolan di kepala dan memar di leher.
"Karena tangis anaknya itulah baru diketahui kalau ibunya menjadi korban pembunuhan," ujar Subadi, Kepala Desa Marta Manunggal.
Di rumah itu, korban tinggal hanya bersama anaknya, sedangkan suaminya, Nanang, sedang berada di Jawa. Saksi pertama yang mengetahui kejadian itu adalah Mintarsih, ibu mertua Rita. Saat itu, Mintarsih berusaha melihat cucunya yang terus menangis.
Mintarsih terkejut saat melihat cucunya menangis sambil memeluk ibunya yang sudah tewas. Melihat kondisi tubuh korban yang setengah telanjang, kepala desa menduga Rita menjadi korban perkosaan, kemudian dibunuh.
Saat ditemukan, pakaian korban bagian bawah sudah tidak terpasang. Celana dalam Rita tergeletak di lantai kamar. Mulut korban pun ditemukan dalam keadaan tersumpal kelambu. "Aku sendiri tak sanggup melihat banyaknya bacokan di tubuh korban. Pembunuhnya sangat sadis," ujar Subadi.
Korban tewas dengan sekitar 20 luka bacokan di bagian kepala, wajah, tangan, bahu, punggung, dan kedua kaki. Pada saat mengetahui kejadian itu, warga belum berani mengambil tindakan karena menunggu polisi. Mintarsih menutup jenazah menantunya dengan kain sebelum polisi tiba di lokasi. "Kami, warga, tidak berani berbuat apa-apa sebelum polisi datang," ujar Subadi.
Bahkan, Subadi yang melihat di lokasi mengungkapkan bahwa di kamar tersebut terlihat sebuah golok dengan panjang 25 cm. Senjata itu berada persis di samping tubuh korban.
Kepala Polres Muaro Jambi AKBP Badaruddin saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu murni pembunuhan.
Jarak antara rumah korban dan ibu mertuanya sejauh 50 meter. Kondisi rumah terbuat dari papan. Pada bagian pintu belakang rumah sudah tidak memiliki gerendel. Rumah korban berukuran 6 x 9 meter. Korban ditemukan di kamar bagian depan. Sementara itu, di belakang terdapat sebuah kamar lagi. Di sekeliling rumah terdapat pagar dari kayu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar