Featured Video

Rabu, 12 Oktober 2011

PERUBAHAN URUNG TERJADI


TIMNAS INDONESIA KALAH LAGI DI KANDANG
JAKARTA, HALUAN — Wim Rijsbergen ternyata tak berani melakukan perubahan seperti yang dilakukannya saat beruji coba dengan Arab Saudi. Alhasil, Bambang Pamungkas harus mengakui keung­gulan tim tamu Qa­tar dengan skor 2-3, dalam laga Pra Piala Dunia Du­nia 2014 grup E Zona Asia yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (11/10).

Dengan ke­­kalahan ini, Indo­nesia untuk sementara terpuruk di dasar kla­semen sementara Grup E Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia dengan nilai 0 dari tiga pertan­dingan. Kesempatan untuk berbicara ke level yang lebih tinggi makin sulit karena Timnas harus melakoni dua kali bertamu ke luar, yakni menghadapi Bahrain dan Qatar serta satu pertandingan men­ghadapi tim kuat, Iran di tanah air.
Gol penentu kemenangan Qatar tercipta di babak kedua, tepatnya di menit ke-59 melalui kaki Muham­med Razarak. Gol itu tercipta setelah Razarak menerima umpan terobosan dari rekannya. Meski dikawal oleh Hamka Hamzah dan Zulkifli, namun Razarak berhasil melepaskan diri dari kawalan kedua pemain belakang Indonesia itu.
Razarak kemudian dengan mu­dah menundukkan penjaga gawang Feri Rotinsulu yang mencoba menghadangnya. Namun usaha Feri sia-sia, karena Razarak berhasil memperdayanya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-3 untuk keunggulan Qatar.
Padahal, di babak pertama Indonesia mampu menahan imbang Qatar dengan skor 2-2. Dua gol Indonesia di babak pertama itu tercipta melalui penyerang Cristian Gonzales, masing-masing di menit ke-27 dan menit ke-35. Sementara dua gol Qatar masing-masing dicip­takan oleh Abdulaziz al Sulaiti di menit ke-13, serta gol Khalfan Ibrahim di menit ke-32.
Pertandingan antara Indonesia melawan Qatar di babak pertama itu berlangsung seru. Kedua tim saling melancarkan serangan. Meski kondisi lapangan licin akibat hujan, tidak menyurutkan semangat para pemain di kedua tim untuk melan­carkan serangan.
Di awal pertandingan, kedua tim saling melancarkan serangan. Indo­nesia yang menempatkan duet Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales di lini depan, beberapa kali memperoleh peluang. Sayangnya peluang tersebut tidak berbuah gol.
Kondisi lapangan yang licin membuat para pemain Indonesia agak kesulitan dalam menyusun serangan. Sebaliknya Qatar tampak begitu memanfaatkan kecepatan yang dimiliki para pemainnya untuk menekan pertahanan Indonesia.
Qatar berhasil unggul terlebih dulu melalui kaki Al Sulaiti di menit ke-13. Gol Al Sulaiti ini tercipta melalui sebuah serangan cepat. Menerima umpan terobosan dari rekannya, Al Sulaiti melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tidak dapat ditahan penjaga gawang Feri Rotinsulu. Gol tersebut sekaligus mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk keunggulan Qatar.
Indonesia kemudian menya­makan kedudukan melalui Cristian Gonzales di menit ke-30. Gol El Loco itu tercipta setelah ia meman­faatkan dengan baik bola rebound hasil tendangan Bambang Pamung­kas. Bola keras tendangan Bepe sempat diblok oleh penjaga gawang Qatar. Namun bola rebound kemu­dian disambar Gonzales, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Qatar kembali unggul 1-2 melalui gol tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti oleh Khalfan Ibrahim di menit ke-32. Gol tersebut tidak lepas dari kesalahan penjaga gawang Ferry Rotinsulu yang terlalu keluar dari gawangnya. Melihat posisi Ferry yang jauh dari gawang, Khalfan melepaskan tendangan keras melam­bung yang tidak dapat ditahan Ferry.
Tapi tiga menit kemudian Cris­tian Gonzales kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol kedua Cristian Gonzales di menit ke-35 itu tercipta setelah ia memanfaatkan bola hasil tendangan keras dari M. Ridwan. Bola mengenai tubuh Gonzales dan berbelok arah, menge­coh penjaga gawang Qatar.
Petaka bagi Indonesia tercipta di menit ke 59. Muhammed Razarak yang lepas dari jebakan offside mampu menundukkan Feri Rotinsulu, sekaligus membawa Qatar unggul 2-3.
Usai gol Razarak itu, pelatih Indonesia Wim Rijsbergen mela­kukan beberapa pergantian pemain. Pemain belakang Purwaka ditarik keluar, digantikan Ahmad Bustomi. Kemudian Firman Utina juga ditarik dan diganti Hariono. Bek Hamka Hamzah diganti dengan Yongki Aribowo. Namun semua pergantian pemain itu tidak mem­buahkan hasil. Hingga akhir pertan­dingan, skor tetap tidak berubah 2-3 untuk keunggulan Qatar. (h/mat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar