Featured Video

Selasa, 06 November 2012

Timur Leste Hebat Dibanding Indonesia

 Setiap tahunnya Indonesia mengalami kerugian ekonomi senilai Rp5,6 triliun akibat sanitasi yang buruk. Saat ini kondisinya berada di bawah Timor Leste.

Untuk memperbaiki serta mengubah pola pikir masyarakat untuk menggunakan sanitasi yang sehat membutuhkan anggaran yang besar. Untuk itulah Aliansi Kabutapen Kota Peduli Sanitasi (APKKOSI) terbentuk. Melalui program percepatan pembangunan sanitasi pemukiman (PPSP) APKKOSI membujuk walikota dan bupati peduli dengan sanitasi.
“Ini tugasnya sosial, kami hanya membujuk agar kabupaten dan kota di Indonesia dapat bergabung,” sebut Direktur Eksekutif APKKOSI, Josrizal Zein saat Road Show Advokasi dan Horizontal Learning APKKOSI di Sumbar, Senin (5/11) di Auditorium Gubernuran.
Diterangkan Josrizal, target APKKOSI menimal seluruh daerah menganggarkan 2 persen dari APBD-nya masing-masing untuk sanitasi. Saat ini sudah ada 224 kabupaten/kota yang bergabung. Menurut Josrizal, sanitasi erat kaitannya dengan kesehatan, ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Jika sanitasinya tidak baik, maka kesehatan masyrakat sulit untuk dicapai.
Untuk itu diperlukan komitmen daerah mengelola sanitasi yang baik. Apalai, sekarang tidak ada lagi, limbah yang tidak dapat dimanfaatkan. Mulai dari limbah rumah tangga, hewan sampai limbah yang dikeluarkan tubuh manusia.
Sekretaris Daerah Pemprov Sumbar, Ali Asmar mengaku di daerah ini sanitasi belum menjadi program prioritas. Sementara itu merupakan bagian dari komponen lingkungan yang harus diperhatikan. Di sisi lain, beberapa daerah yang masih terkendala dengan anggaran. Alasannya, sejumlah daerah tersebut belanja pegawainya lebih dari 50 persen dari APBD. “Ini menjadi kendala sekarang, beberapa daerah terkendala dengan anggaran,” sebutnya.
Walikota Cimahi, Jawa Barat Atty Suharti yang ikut dalam road show tersebut mengalokasikan Rp26 miliar untuk sanitasi. Menurut anggaran itu sudah mencapai 2 persen dari APBD-nya. Apalagi Cimahi sejak 1970 sudah menjadi kota industri.
“Kami serius dengan sanitasi ini, tahun depan kita mengajukan Rp26 miliar untuk sanitasi,” sebut Atty. 

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar