Featured Video

Kamis, 22 September 2011

Persija Masih Ditangguhkan, Persebaya Harus Merger

Jakarta - Nasib status Persija Jakarta masih belum bisa diputuskan oleh Komite Eksekutif PSSI. Sementara itu, Persebaya diharuskan merger.


Seperti diberitakan sebelumnya, Persija tidak diundang ke dalam proses verifikasi hari Rabu (21/9/2011) lantaran masalah dualisme kepemilikan. Komite Eksekutif lantas memutuskan untuk membahasnya pada rapat internal mereka.

Namun, dari rapat yang berlangsung pada pukul 21.30 WIB, nasib Persija belum juga bisa diputuskan. Menurut anggota komite eksekutif PSSI La Nyalla Mattaliti, nasib Persija bakal diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta. Sementara itu, ia juga membeberkan nasib mengenai Arema dan Persebaya.

"Persija pending, (harus) ditanyakan kepada Gubernur. Arema, milik M. Nur yang diputuskan. Persebaya harus merger," ungkap La Nyalla dalam pesan singkat kepada detikSport.

Persebaya, yang sempat terpecah dan salah satunya menjadi Persebaya 1927, akhirnya diputuskan harus dimerger kembali.

Sampai saat ini, sekitar pukul 00.07, Kamis (22/9/2011) dinihari WIB, rapat Komite Eksekutif masih berlangsung.




( roz / krs ) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar