Featured Video

Senin, 03 Oktober 2011

Anak Krakatau Gempa 5.000 Kali dalam Sehari


Didit Putra Erlangga Rahardjo/KOMPASSurono menunjukkan pemantauan Seismogram yang menampilkan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terus bergejolak dalam beberapa hari terakhir.

BANDUNG, KOMPAS.com
 — Gunung berapi Anak Krakatau menunjukkan peningkatan aktivitas yang dramatis dalam beberapa hari terakhir. Bila sehari-hari hanya gempa 5-6 kali, intensitas yang sama kini terjadi dalam hitungan menit.
Pemantauan tanggal 2 Oktober, sudah terjadi 5.773 kali gempa selama 24 jam meski dengan kekuatan antara 0,5 hingga 1 skala Richter. Untuk hari ini, Senin 3/10/2011, sejak pukul 06.00-12.00, sudah terjadi 1.503 kali gempa.
Bahkan, pemantauan tanggal 2 Oktober, sudah terjadi 5.773 kali gempa selama 24 jam meski dengan kekuatan antara 0,5 hingga 1 skala Richter. Untuk hari ini, Senin (3/10/2011), sejak pukul 06.00-12.00, sudah terjadi 1.503 kali gempa.
"Ini berarti aktivitasnya meningkat dan berpotensi meletus. Namun, masih terlalu dini untuk menyebut bahwa Anak Krakatau bakal meletus," kata Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono.
Oleh karena itu, pihaknya sudah menaikkan status gunung berapi tersebut menjadi Siaga sejak 30 September mengingat penambahan aktivitas yang terjadi.
Saat disinggung mengenai dampak letusan bila hal itu memang terjadi, Surono tetap meminta semua tenang dan optimistis mengingat gunung itu berada di tengah lautan dan jauh dari pemukiman penduduk. Hanya saja, karena status siaga itulah, gunung tersebut tidak boleh didekati dalam radius 2 kilometer.

TERKAIT:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar