Featured Video

Minggu, 30 Oktober 2011

Unit Khusus Papua Harus Bisa Cairkan Ketegangan Jakarta-Papua


Jakarta - Untuk mengatasi masalah di Papua, Presiden SBY membentuk sebuah unit khusus setingkat menteri yang didasari Perpres Nomor 66 tahun 2011. Akan tetapi, unit yang bernama Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B) ini bisa jadi bukan merupakan solusi yang efektif. 


"Unit tersebut bukan sebagai tujuan akhir, tetapi unit tersebut adalah sarana untuk mediasi komunikasi yang konstruktif antara masyarakat Papua dan pemerintah pusat," ujar Al Araf, Direktur Program Imparsial, saat dihubungi detikcom, Sabtu (29/10/11) malam.

Araf mengatakan bahwa unit ini dibentuk dengan beberapa tugas, salah satunya membangun komunikasi yang konstruktif untuk membangun ruang dialog antara Papua dan Jakarta.

"Kalau unit ini tidak membangun ruang dialog, ya tidak efektif. Tapi kalau membangun ruang dan peluang, maka akan menjadi efektif. Jadi, bergantung mau dibawa ke mana unit ini," lanjutnya.

Al Araf pun tidak memusingkan siapa yang akan memimpin unit ini. Karena unit ini tidak bergantung pada siapa pemimpinnya, tetapi bergantung pada mau dibawa ke mana-nya unit ini.

"Siapa pun yang memimpin, kalau memang dibawa ke arah ruang dan peluang untuk dialog, itu akan menjadi baik. Tinggal menafsirkan dan mengaplikasikan tujuan yang telah ditetapkan dalam peraturan presiden saja," ungkapnya.

(rdf/rdf)Anes Saputra - detikNews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar