Featured Video

Selasa, 22 November 2011

MENDIKBUD LANTIK WERRY SEBAGAI REKTOR UNAND


PADANG,  Rektor Universitas Andalas (Unand) terpilih Werry Darta Taifur dilantik di Jakarta, Senin (21/11). Pelantikan ini tertunda selama tiga hari karena Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

“Alhamdulillah, telah dilantik di gedung Depdikbud,” ujar Ketua Pemilihan Rektor Unand Elvi Elvi Sahlan Ben kepada Haluan. Selain Werry, pada saat bersamaan juga dilantik Rektor Universitas Lampung dan Sriwijaya.
Menurut Elvi, pasca pelantikan, rektor baru sudah bisa memulai tugasnya. Sementara Plt. Rektor Febrin Anas akan kembali mengabdi seperti biasa. Menurut Elvi, pelan­tikan itu dihadiri petinggi Unand.
Mantan Pembantu Rektor II tersebut terpilih sebagai rektor periode 2011-2015 melalui suara terbanyak menyisihkan dua calon lainnya Edison Munaf dan Helmi. Werry memeroleh suara 114, jauh mengungguli Edison Munaf (63) dan Helmi (46), tidak ada suara yang abstain. Pe­milihan itu mem­pere­butkan 223 suara, yang dibagi dari suara senat (145 suara) dan hak sua­ra dari mentri yang di­wa­kili oleh Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikti Prof Supriadi Rus­tad (78 suara).
Dalam catatan Ha­luan, terpilihnya Werry sebagai rektor menempuh jalan yang  berliku. Kalah dalam pemilihan di tingkat dosen, ia justru menang dalam pemilihan suara di tingkat senat. Ia menggungguli Edison Munaf hanya dua suara (42-40). Novesar Jamarun, yang di tingkat dosen memuncaki, gagal melaju karena hanya memperoleh suara (25). Ia berada di peringkat keempat sementara calon yang akan diajukan ke Menteri saat itu hanya tiga orang.
Tiga calon yang maju di pemili­han tingkat senat dan mentri antara lain: Werry Darta Taifur, Edison Munaf, dan Helmi. Per­saingan saat itu cukup ketat. Edison Munaf dan Helmi adalah dua calon yang sarat pengalaman. Terlebih, dari tiga calon tersebut, hanya Werry yang belum mencapai prediket profesor.
Hal ini sempat dise­but­kan Werry saat terpilih di tingkat senat dan mentri. “Awalnya saya ragu. Hanya saya yang tak bergelar profe­sor. Jika saya terpilih hari ini, bantu saya,” katanya sambil meneteskan air mata.
Namun, kata Werry, ia optimis dapat dipilih karena program-program yang ditawarkan. Ada lima pokok sasaran strategis yang ditawar­kannya. Pertama, terlaksananya tata kelola Unand yang transparan dan akuntabel. Kedua, terlaksananya peningkatan mutu proses belajar dan mengajar.
Ketiga, meningkatkan reputasi akademis dan pengabdian kepada masyarakat. Keempat, meningkatkan daya tamping, daya saing dan kesejahteraan mahasiswa. Kelima, terlaksananya kerjasama dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan pemanfaatan aset. Di luar hal tersebut, ia juga menye­butkan, menjanjikan mencari peng­hasilan tambahan, tapi bukan dari aktivitas belajar-mengajar.
Untuk memimpin Unand, penga­laman yang dimiliki tamatan Flin­ders University, Adelaide, Australia pada 1991 ini antara lain Sekretaris Pusat Studi Kependudukan Unand 1993-1996, Koordinator Pelaksana Program Magister PPn Tailor Made, Program Pascasarjana Unand 2004-2006. Peraih Dosen Teladan I Fakultas Ekonomi Unand tahun 1992 ini juga menjabat Ketua di Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Sumbar periode 2011-2014. (h/adk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar