Featured Video

Sabtu, 19 November 2011

GEDUNG TERBAKAR, MAHASISWA FIP UNP DILIBURKAN


PADANG, Sekitar 4.000 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) terpaksa diliburkan dari aktivitas perku­liahan pada Jumat (18/11) kema­rin, setelah kampus FIP UNP terbakar pada Kamis (17/11) malam.

Meski demikian, para maha­siswa FIP UNP tetap ke kampus, untuk menyelamatkan barang-barang yang bisa dipergunakan. Namun tak sedikit para mahasiswa yang hanya sekedar melihat puing-puing bangunan. Peristiwa keba­karan itu sendiri menjadi isu ter­hangat dan banyak dibahas di ling­kungan kampus UNP Air Tawar Padang.
“Tidak mungkin aktivitas perkuliahan dipaksakan, karena kondisinya belum memungkinkan. Mudah-mudahan pada Senin mendatang, kondisi telah normal kembali, sehingga aktivitas per­kuliahan bisa dilakukan kembali,” ujar Alizamar, Pembantu Rektor III UNP saat dihubungi Haluan pada Jumat (18/11) kemarin.
Alizamar memprediksi, keba­karan ini telah menimbulkan kerugian sekitar Rp1,5 miliar. Alizamar menilai, meski nilai gedung yang terbakar tidak sebe­ra­pa, namun banyak asset, data dan perangkat system yang terbakar. Bu­ku-buku di perpustakaan FIP UNP juga tidak ada yang bisa diselamatkan.
Dari pantauan Haluan hingga Jumat sore kemarin, puing bangu­nan itu masih menyisakan asap tipis. Sejumlah pekerja proyek di sekitar kebakaran itu juga ber­ini­siatif untuk memadamkan sisa-sisa api dan asap dengan meng­gu­nakan peralatan seadanya.
Pada bangunan baru FIP yang belum lama dipakai juga banyak mengalami kerusakan, terutama pada kaca dinding yang banyak pecah. Sementara dinding gedung yang semula berwarna kuning berubah menjadi kehitam-hitaman. Gedung berlantai lima itu juga tidak bisa dinaiki, karena ditutup dengan terali besi.
Tidak banyak aktivitas pasca kebakaran gedung FIP ini. Yang tampak hanya kesibukan maha­siswa dan para dosen Jurusan Bim­bingan Konseling (BK) yang meng­angkat barang-barang yang masih layak pakai ke gedung baru. Di an­tara seluruh ruangan yang ter­bakar, hanya ruangan dosen BK yang tidak seratus persen terbakar.
Namun di ruangan dosen itu juga banyak arsip-arsip yang hangus. Bahkan sebagian besar arsip skripsi mahasiswa Jurusan BK hangus terbakar. Begitu juga dengan data-data mahasiswa yang tersimpan di tempat itu.
Kebakaran pada Kamis malam yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu telah menghanguskan beberapa ruangan di FIP, seperti ruangan Tata Usaha, ruangan Jurusan BK, ruangan dosen BK, Labor BK, ruangan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) BK, HMJ Pendidikan Guru Paud, HMJ Pendidikan Luar Sekolah (PLS), HMJ Ilmu Administrasi Pendidikan (AIP), HMJ Pendi­dikan Guru Sekolah Dasar (PG­SD), ruangan sholat, bekas ruangan seminar FIP, bahkan perpustakaan FIP juga ikut terbakar.
Ruang Dekan FIP yang berde­katan dengan ruang TU, selamat dari musibah tersebut. Begitu juga dengan ruangan HMJ Kurikulum Teknologi Pendidikan (KTP) juga ikut selamat. Sementara pada bangunan baru yang masih dalam proses pembangunan, hanya menga­lami sedikit kerusakan.
Kepala Dinas Pemadam Keb­akaran Kota Padang Budhi Erwanto mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran itu di­picu oleh arus pendek. Untuk me­madamkan api, petugas mem­bu­tuhkan waktu sekitar tiga jam, de­ngan mengerahkan delapan ar­mada yang dilengkapi 40 per­sonil.
Sementara itu, Wakapolres Padang AKBP Wisnu Handoko mengatakan, pihaknya masih menunggu permohonan pihak UNP, jika ingin mengusut tuntas penyebab kebakaran. Namun hingga kemarin, pihak UNP belum mengajukan penawaran permo­honan tersebut. (h/wan/nas)HALUAN—