Featured Video

Sabtu, 05 November 2011

PUTING BELIUNG HANTAM RUMAH WARGA


PADANG, Tampaknya bencana seolah tak lepas dari Ranah Minang. Setelah banjir dan disertai badai dan angin kencang, yang melanda Pesisir Selatan, kali ini angin angin puting beliung menghantam Kota Padang. Selain puting beliung itu, beberapa kawasan di Kota Tercinta ini juga terendam banjir.

Puting beliung yang meng­hantam beberapa titik lokasi perumahan warga, Purus dan Asrama Polisi Alai, Kamis (3/11) malam itu telah merusak 5 unit rumah warga. Keempat rumah warga pun tergenang air karena atap rumah sudah lepas. Padang sepekan ini dilanda hujan berkepanjangan.
Puting beliung terjadi sekitar pukul 23.00 WIB yang datang bersamaan dengan hujan lebat. Tak ada korban jiwa. Kerugian material diperkirakan puluhan juta.
Dari data yang dihimpun Haluan, kerusakan rumah warga hanya ditemukan di bagian kawasan Purus, Keca­matan Padang Barat dan Asra­ma Polisi, Kelurahan Alai, Kecamatan Padang Utara.
Salah seorang warga purus yang menjadi korban angin Puting Beliung Kelli menga­takan, rumah kontrakannya yang terbuat dari kayu ini mengalami rusak berat dan tidak layak pakai lagi. Bahkan mereka terpaksa menumpang ke sebuah rumah petak yang tidak jauh dari rumahnya.
Atap rumahnya terbang dan semua barang-barangnya basah akibat hujan deras, Kamis (4/11) malam itu. Ditambah lagi material kayu yang berjatuhan dari atap menghimpit barang-barang mereka.
“Saat itu saya sedang ber­kum­pul di dalam rumah. Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar suara angin dari kejauhan. Namun suara itu terasa aneh didengar seperti suara angin ribut. Semakin lama suara angin tersebut semakin mendekat dan tiba-tiba lang­sung menerbangkan atap ru­mah, sehingga kami pun lang­sung berlari lari keluar rumah. Dari luar rumah, saya melihat atap rumah terbang,” kata Kelli dengan wajah duka kepada Haluan, Jumat (4/3). “Kejadian angin kencang ini ada sekitar seperempat jam lamanya.”
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budi Erwanto mengungkapkan, akibat peristiwa tersebut sedi­kitnya ada empat rumah yang rusak yakni tiga rumah di kawasan Purus dan Pasar Pagi, dan satunya di Asrama Polisi Alai.
“Yang di kawasan Asrama Polisi Alai ini rumahnya tersebut rusak diakibatkan ditimpa kayu,” kata Budhi.
Dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi hanya dalam waktu dua jam, dimana keja­dian pertama  di kawasan Purus dan berselang tiga jam kemudian terjadi di kawasan Asrama Polisi yang menga­kibatkkan tumbangnya satu pohon tua yang berumur ratusan tahun.
“Dengan adanya kejadian ini kami langsung menurunkan 10 personil ke lokasi kejadian malam itu juga,” ujarnya.
Sementara itu, Pejabat Sementara (PJS) Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Deno Indra Firmansyah menye­butkan, pihaknya telah menye­rahkan bantuan tenda kepada korban puting beliung yang ada di kawasan Purus, Jumat.
“Jenis bantuan tersebut berupa empat buah tenda jenis terpal ukuran 16x16 meter untuk tempat berteduh dan dua buah tenda Arab (tenda dum) untuk istirahat bagi warga yang terkena musibah. Namun, untuk logistik diserahkan kepada Dinas Sosial,” ung­kapnya. (h/nas)
 (haluan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar