Aksi perampokan di siang bolong terjadi di Bukittinggi. Kawanan perampok berpistol menggasak uang PT Pos Rp466 juta. Mereka diduga berasal dari luar Kota Bukittinggi.
Kawanan perampok bersenjata api beraksi di siang bolong di belakang Kantor Pos Bukittinggi, tepatnya di depan Kantor Notaris/PPAT di kompleks kantor pos, Senin (16/7). Dalam aksi kali ini, kawanan perampok membawa kabur uang milik PT Pos Indonesia Cabang Bukittinggi yang akan disetorkan ke Bank Mandiri sejumlah Rp466 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun yang luka-luka akibat aksi nekad perampok ini, namun Muslir (49) seorang karyawan PT Pos mengalami syok dan dirawat intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi.