| Bongka! |
| Udaro Kota Padang nampak agak bakabuik. Dicaliak sakileh bantuak-bantuak ka hujan. Barangkali samo se jo hati urang-urang nan duduak mananti wakatu babuko di lapau Uwo Pulin patang hari kapatang. Baa ka indak, puaso lah abih duo patigo. Tingga hanyo sapuluah hari lai, tapi tambahan pitih untuak pambali kaparaluan rayo alun nampak. Di rumah, anak-anak lah mamintak dibalian baju rayo. Induak bareh baitu pulo lah barancana mambuek kue iko, kue itu sarato lainnyo. Paniang kapalo urang-urang tu dibueknyo. Walaupun baitu, informasi-informasi dan barita-barita koran ‘Singgalang’ lai juo dijadikan bahan ota. Malah, garah jo kucindan indak bakurang dek ulah mamikian kaparaluan lebaran tu doh. |
Sabtu, 20 Agustus 2011
Bongka!
Mencari Lailatul Qadr
| IRSYAD SYAFAR LAILATUL qadr (malam qadr) adalah waktu, atau masa yang paling mulia dari semua waktu yang Allah ciptakan. Malam tersebut nilainya lebih mulia daripada 1.000 bulan (sekitar 83 tahun). Pada malam tersebut malaikat Jibril dan para malaikat lainnya turun ke dunia. Pada malam itu juga Allah SWT menetapkan segala ketentuan-Nya untuk tahun tersebut. Sebagaimana yang diisyaratkan firman Allah yang artinya: “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”. ( QS Ad Dukhan : 4 ) |
SERANGAN UDARA ISRAEL
RUMAH SAKIT BERTARAF INTERNASIONAL DI SUMBAR
Ide itu sangat menarik untuk dibicarakan apalagi Sumatera Barat merupakan gudang atau pabriknya para dokter, bahkan Fakultas Kedokteran Unand merupakan Fakultas Kedokteran yang tertua di Sumatera dan nomor 5 di Indonesia, yang telah menghasilkan ribuan dokter. Begitu juga Sumatera Barat terkenal dengan gudangnya pendidikan keperawatan, kebidanan dan tenaga teknik kesehatan lainnya.
Lalu pertanyaannya adalah apakah sebenarnya rumah sakit bertaraf internasioanl itu? Mungkinkah Sumatera Barat memiliki rumah sakit berkelas dunia?
PETANI BERGERAK, GALANG KEKUATAN UNTUK MENGGAPAI KESEJAHTERAAN-Payakumbuh
Kenyataan ini perlu diacungkan jempol dan dibantu secara serius, agar pucuk yang baru tumbuh ini bisa berkembang dan mengembangkan sayap keseluruh Nusantara demi kesejahteraan petani.
Petani selalu berjuang untuk manusia lainnya, tetapi mereka sering tidak menerima imbalan yang setimpal. Mereka tidak mengharapkan penghargaan, tidak mengharapkan sanjungan ataupun pujian yang muluk-muluk. Yang diharapkan petani hanyalah perolehan pendapatanyang memadai dari hasil cucur keringat, untuk menupang kehidupan yang semakin keras dan semakin tidak punya nurani.
Jumat, 19 Agustus 2011
Bom Meledak di Masjid Pakistan, 24 Orang Tewas
- Peshawar - Lagi-lagi serangan bom di Pakistan. Korban jiwa pun berjatuhan.
Sebuah bom meledak di dalam masjid saat berlangsung salat Jumat. Akibatnya, sedikitnya 24 orang tewas.
Lebih dari 70 orang lainnya luka-luka dalam serangan yang terjadi di distrik kesukuan Khyber, Kota Jamrud, sekitar 25 kilometer dari Peshawar itu.
Diserang Polisi, Jari Kaki Yadisah Putus
Langganan:
Postingan (Atom)